PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN GANDA TERHADAP HASIL MODUL FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

Anshari, Zaim (2015) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN GANDA TERHADAP HASIL MODUL FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
01.Cover.pdf - Published Version

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf - Published Version

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (396kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (197kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui keunggulan model pembelajaran kooperatiftipe Seven Jumpberbasis masalah dan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsawberbasis masalah dalam mempengaruhi hasil belajar Modul Pencernaan. (2) Untuk mengetahui keunggulan mahasiswa yang memiliki kecerdasan interpersonal dan mahasiswa yang memiliki kecerdasan intrapersonal dalam mempengaruhi hasil belajar modul pencernaan. (3) Untuk mengetahui interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe Seven Jump berbasis masalah dan kooperatif tipe Jigsaw berbasis masalah serta kecerdasan Interapersonal dan Interpersonal dalam mempengaruhi hasil belajar modul pencernaan. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara pada sem ester dua tahun pelajaran 2013/2014. Populasi berjumlah 352 orang ( 30 SGD ). Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling berjumlah 68 mahasiswa (6 SGD ). Tes kecerdasan dilakukan untuk mengelompokkan mahasiswa yang memiliki kecerdasan interpersonal dan mahasiswa yang memiliki kecerdasan intrapersonal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Uji statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif untuk menyajikan data dan dilanjutkan dengan statistik inferensial dengan menggunakan ANAVA dua jalur dengan taraf signifikan α = 0,05 yang dilanjutkan dengan uji Scheffe. Sebelumnya dilakukan uji analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Hasil belajar modul pencernaanmahasiswa yang diajarkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Seven Jump berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang diajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsawberbasis masalh dengan hasil pengujian Fhitung = 2,164 < Ftabel = 6,578 pada taraf signifikan α = 0,05. (2) Hasil belajar modul pencernaanmahasiswa yang memiliki kecerdasan interpersonal lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki kecerdasan intrapersonal dengan hasil pengujian Fhitung = 58,357> Ftabel = 6,578 pada taraf signifikan α = 0,05. (3) Adanya interaksi model pembelajaran dan kecerdasan diri mahasiswa dalam mempengaruhi hasil belajar, dengan hasil pengujian Fhitung = 43,694 > Ftabel = 6,578. Hipotesis ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatiftipe Seven Jumpberbasis masalah lebih tepat daripada model pembelajaran kooperatiftipe Jigsawberbasis masalah dalam meningkatkan hasil belajar. Dari beberapa penjelasan diatas dapat ditarik suatu kesimpulan yang mendasar bahwa pada pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Seven Jump berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis masalah lebih cenderung kepada penggunaan kecerdasan interpersonal yang dibuktikan pada penjelasan diatas dengan perbedaan yang signifikan pada hasil belajar modul pencernaan mahasiswa. Pada sisi lain, pada pembelajaran dengan mahasiswa yang memiliki kecerdasan intrapersonal dipakai model pembelajaran yang lain yang sesuai dengan karakter kecerdasan intrapersonal, walaupun tidak memiliki perbedaan yang sangat signifikan pada hasil belajar modul pencernaan mahasiswa. Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi dosen dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif. Jika dalam suatu kelas, jumlah mahasiswa yang memiliki kecerdasan interpersonal lebih banyak dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki kecerdasan intrapersonal, disarankan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Seven Jump berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis masalah. Namun bila jumlah mahasiswa yang memiliki kecerdasan intrapersonal lebih banyak dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki kecerdasan interpersonal, disarankan menggunakan pembelajaran yang lain, sehingga peningkatan hasil belajar mahasiswa akan lebih baik. Sangat disadari bahwa tidak ada model pembelajaran yang paling baik bagi segala macam karakteristik mahasiswa, tetapi setidaknya hasil penelitian ini bisa menjadi satu bahan masukan bagi dosen mata kuliahmodul pencernaan untuk dapat digunakan dalam mengkomunikasikan materi modul pencernaan kepada mahasiswa.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSibuea, Abdul Muin195810081981031002
Thesis advisorSitumorang, Julaga195108201978031002
Call Number: 378.19 Ans p
Keywords: Hasil belajar; Hakekat belajar; Modul pencernaan; Model pembelajaran kooperatif; Kecerdasan ganda
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education > LB2361 Curriculum
Divisions: Program Pasca Sarjana > Teknologi Pendidikan
Depositing User: Mrs Siti Nurbaidah
Date Deposited: 12 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/1691

Actions (login required)

View Item View Item