Pane, Fatma Amelia (2026) Internalisasi Nilai-Nilai Dalihan Na Tolu Melalui Peran Organisasi Naposo Nauli Bulung Sebagai Bentuk Pendidikan Informal Di Aek Tampang. Undergraduate thesis, UNIMED.
1223371005_Cover.pdf
Download (138kB)
1223371005_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (625kB)
1223371005_Abstrak.pdf
Download (266kB)
1223371005_Kata_Pengantar.pdf
Download (275kB)
1223371005_Daftar_Isi.pdf
Download (327kB)
1223371005_Daftar_Tabel.pdf
Download (205kB)
1223371005_Daftar_Gambar.pdf
Download (199kB)
1223371005_Daftar_Lampiran.pdf
Download (203kB)
1223371005_BAB_I.pdf
Download (423kB)
1223371005_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (571kB)
1223371005_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (660kB)
1223371005_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
1223371005_BAB_V.pdf
Download (276kB)
1223371005_Daftar_Pustaka.pdf
Download (422kB)
1223371005_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (440kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai Dalihan Na Tolu yang
diinternalisasikan melalui Organisasi Naposo Nauli Bulung serta mendeskripsikan
proses internalisasi nilai-nilai tersebut sebagai bentuk pendidikan informal di Desa
Aek Tampang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas lima orang yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling, yaitu satu orang Ketua Organisasi
Naposo Nauli Bulung, satu orang tokoh adat, dan tiga orang anggota Organisasi
Naposo Nauli Bulung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles
dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan
teori.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Dalihan Na Tolu yang
diinternalisasikan melalui Organisasi Naposo Nauli Bulung meliputi: (1) somba
marhula-hula, yang diwujudkan melalui arahan pengurus organisasi dan tokoh adat
mengenai tata cara adat, etika berkomunikasi, serta penghormatan kepada mora,
tokoh adat, dan masyarakat yang lebih tua; (2) manat mardongan tubu, yang
diwujudkan melalui keterlibatan pemuda dalam persiapan horja adat, kegiatan
keagamaan, gotong royong, dan berbagai kegiatan sosial yang menumbuhkan
solidaritas dan kebersamaan; serta (3) elek marboru, yang diwujudkan melalui
pembagian tugas dan tanggung jawab dalam organisasi sehingga membentuk
kepedulian sosial. Proses internalisasi berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu
transformasi nilai melalui pemberian arahan, pembinaan, dan nasihat oleh pengurus
organisasi serta tokoh adat; transaksi nilai melalui interaksi dan keterlibatan aktif
pemuda dalam kegiatan adat, sosial, dan keagamaan; serta transinternalisasi melalui
pembiasaan yang berkelanjutan sehingga nilai-nilai Dalihan Na Tolu menjadi
bagian dari sikap dan perilaku pemuda. Berdasarkan hasil penelitian, Organisasi
Naposo Nauli Bulung berperan sebagai media pendidikan informal yang efektif
dalam menanamkan, mengembangkan, dan melestarikan nilai-nilai budaya Dalihan
Na Tolu pada generasi muda di Desa Aek Tampang
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Organisasi naposo; Pendidikan informal; Nilai budaya |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM621 Culture L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice) L Education > LB Theory and practice of education > LB2801 School Administration and Organization |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 06 Nov 2026 01:54 |
| Last Modified: | 06 Nov 2026 01:54 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69728 |
