Siahaan, Desi Sarina (2026) Analisis Kompetensi Andragogi Tutor Pada Program Kesetaraan Di PKBM Kecamatan Medan Marelan. Undergraduate thesis, UNIMED.
1222471005_Cover.pdf
Download (78kB)
1222471005_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (704kB)
1222471005_Abstrak.pdf
Download (569kB)
1222471005_Kata_Pengantar.pdf
Download (547kB)
1222471005_Daftar_Isi.pdf
Download (530kB)
1222471005_Daftar_Tabel.pdf
Download (447kB)
1222471005_Daftar_Gambar.pdf
Download (446kB)
1222471005_BAB_I.pdf
Download (404kB)
1222471005_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (955kB)
1222471005_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
1222471005_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
1222471005_BAB_V.pdf
Download (501kB)
1222471005_Daftar_Pustaka.pdf
Download (598kB)
1222471005_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini menganalisis kompetensi andragogi tutor pada program pendidikan
kesetaraan (Paket A, B, dan C) di lima Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
Kecamatan Medan Marelan. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif
kuantitatif dengan responden sebanyak 27 tutor. Data dikumpulkan melalui kuesioner
skala Likert 1–4 dan lembar observasi. Instrumen divalidasi oleh ahli dengan koefisien
Aiken's V sebesar 0,89 (valid) dan memiliki reliabilitas yang baik (ICC = 0,88). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kompetensi andragogi tutor berada pada kategori
cukup baik. Pada aspek pemahaman konsep diri warga belajar dewasa, persentase
tertinggi terdapat pada pemberian kesempatan menyampaikan pendapat (23,53%) dan
terendah pada pemahaman kebutuhan warga belajar (15,69%). Pada aspek
pemanfaatan pengalaman, persentase tertinggi terdapat pada mengaitkan materi
dengan pengalaman warga belajar (22,30%) dan terendah pada penghargaan terhadap
pengalaman hidup warga belajar (17,10%). Pada aspek kesiapan belajar, persentase
tertinggi terdapat pada penyesuaian materi dengan kemampuan warga belajar
(23,01%) dan terendah pada pemberian penjelasan tambahan (16,32%). Pada aspek
orientasi pemecahan masalah, persentase tertinggi terdapat pada pemberian masalah
nyata (22,59%) dan terendah pada pengembangan berpikir kritis (16,32%). Temuan
menunjukkan perlunya peningkatan pembelajaran yang lebih partisipatif dan berpusat
pada warga belajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesetaraan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kompetensi; Pembelajaran orang dewasa; Pendidikan kesetaraan |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB2801 School Administration and Organization |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 05 Nov 2026 01:42 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 01:42 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69715 |
