Lubis, Siti Khairuna (2026) Hubungan Kebiasaan Merokok, Paparan Media Sosial, dan Asupan Energi dengan Status Gizi Remaja di Desa Medan Estate Percut Sei Tuan Deli Serdang. Undergraduate thesis, UNIMED.
5212240002_Cover.pdf
Download (108kB)
5212240002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (808kB)
5212240002_Abstrak.pdf
Download (239kB)
5212240002_Kata_Pengantar.pdf
Download (171kB)
5212240002_Daftar_Isi.pdf
Download (208kB)
5212240002_Daftar_Tabel.pdf
Download (163kB)
5212240002_Daftar_Lampiran.pdf
Download (160kB)
5212240002_BAB_I.pdf
Download (411kB)
5212240002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5212240002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (758kB)
5212240002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (848kB)
5212240002_BAB_V.pdf
Download (297kB)
5212240002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (377kB)
5212240002_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Status gizi merupakan sebuah acuan indikator dalam penentuan kondisi status kesehatan. Status gizi yang baik digunakan untuk mempertahankan tingkat kesehatan, membantu perkembangan dan pertumbuhan terutama pada golongan usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1), Karakteristik responden; (2), Kebiasaan merokok responden; (3), Paparan media sosial responden; (4), Asupan energi responden; (5), Status gizi responden; (6), Hubungan kebiasaan merokok dengan status gizi responden; (7), Hubungan paparan media sosial dengan status gizi responden; (8), Hubungan asupan energi dengan status gizi responden; (9), Hubungan kebiasaan merokok, paparan media sosial, dan asupan energi dengan status gizi responden. Tempat penelitian ini di dusun III dan dusun IV Desa Medan Estate, waktu penelitian di bulan Juli - September 2025. Desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian seluruh remaja laki – laki yang tinggal di Desa Medan Estate yang terdiri dari 12 dusun. Teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling dengan jumlah sampel 63 remaja. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner penelitian untuk data kebiasaan merokok, paparan media sosial, formulir Food Recall 2x24 jam, dan pengukuran antropometri. Teknik analisis data menggunakan deskriptif data, uji Rank Spearman dan uji Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan kebiasaan merokok remaja termasuk kategori sedang sebesar 61,90 persen, paparan media sosial remaja termasuk kategori rendah sebesar 73,00 persen. Asupan energi remaja termasuk kategori rendah sebesar 66,70 persen, dan status gizi remaja termasuk kategori kurang sebesar 66,70 persen. Hasil tabulasi silang sebanyak 50,80 persen remaja yang memiliki kebiasaan merokok sedang memiliki status gizi kurang sebanyak 66,70 persen, hasil tabulasi silang sebanyak 58,70 persen remaja yang memiliki paparan media sosial rendah memiliki status gizi kurang sebanyak 66,70 persen, dan hasil tabulasi silang sebanyak 66,70 persen remaja yang memiliki asupan energi rendah memiliki status gizi kurang sebanyak 66, 70 persen. Hasil analisis korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antar kebiasaan merokok dengan status gizi dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,551 dengan nilai signifikansi p-value sebesar < 0,05). Artinya semakin rendah kebiasaan merokok remaja, maka semakin baik status gizi remaja laki laki. Hasil analisis korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang positif dan signifikan antar paparan media sosial dengan status gizi dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,287 dengan nilai signifikansi p-value sebesar 0,023 (p < 0,05). Artinya semakin tinggi paparan media sosial, maka semakin baik status remaja laki laki. Hasil analisis korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang positif dan signifikan antar asupan energi dengan status gizi, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,754 dengan nilai signifikansi p-value sebesar < 0,05). Artinya semakin tinggi asupan energi maka semakin baik status gizi remaja laki laki. Hasil analisis regresi linear berganda persamaan regresi Y= -6,631 – 0,078X1 + 0,021X2 +0,061X3. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,926 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antar kebiasaan merokok, paparan media sosial, dan asupan energi dengan status gizi. Nilai koefisien determinasi (R Square) diperoleh sebesar 0,857 menunjukkan bahwa sebesar 85,70 persen status gizi remaja dipengaruhi oleh kebiasaan merokok, paparan media sosial, dan asupan energi, sedangkan sisanya yaitu 14,30 persen dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | paparan media sosial; kebiasaan merokok; asupan energi; status gizi |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ206 Nutrition and feeding of children and adolescents T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 08:24 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 08:24 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69304 |
