Sinaga, Miracle (2026) Hubungan Asupan Energi dan Kebiasaan Sarapan dengan Kejadian Underweight pada Siswa SMP Negeri 1 Labuhan Deli. Undergraduate thesis, UNIMED.
5223540009_Cover.pdf
Download (293kB)
5223540009_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (705kB)
5223540009_Abstrak.pdf
Download (961kB)
5223540009_Kata_Pengantar.pdf
Download (363kB)
5223540009_Daftar_Isi.pdf
Download (596kB)
5223540009_Daftar_Tabel.pdf
Download (564kB)
5223540009_Daftar_Gambar.pdf
Download (450kB)
5223540009_Daftar_Lampiran.pdf
Download (564kB)
5223540009_BAB_I.pdf
Download (703kB)
5223540009_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5223540009_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5223540009_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5223540009_BAB_V.pdf
Download (616kB)
5223540009_Daftar_Pustaka.pdf
Download (735kB)
5223540009_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Underweight pada remaja merupakan permasalahan gizi multidimensi yang dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan intelektual, dan produktivitas belajar. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi remaja usia 13-15 tahun dengan kondisi kurus dan sangat kurus sebesar 7,6 persen secara nasional dan 4,6 persen di Provinsi Sumatera Utara. Hasil observasi awal di SMP Negeri 1 Labuhan Deli menunjukkan masih ditemukannya siswa dengan status gizi underweight, kebiasaan sarapan tidak baik, dan asupan energi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi dan kebiasaan sarapan dengan kejadian underweight pada siswa SMP Negeri 1 Labuhan Deli. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 97 siswa kelas VII dan VIII yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data asupan energi dikumpulkan menggunakan metode food recall 2×24 jam, data kebiasaan sarapan menggunakan kuesioner frekuensi sarapan, dan data status gizi underweight diperoleh melalui pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) yang dinilai berdasarkan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki asupan energi kategori kurang (73,2%) dengan rerata kecukupan energi 87,65 ± 13,56 persen AKG, kebiasaan sarapan tidak baik (72,2%), dan kejadian underweight sebesar 41,2 persen. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kejadian underweight (p=0,007; PR= 3,355 (95% CI: 1,320–8,529), yang berarti siswa dengan asupan energi kurang memiliki risiko underweight 3,355 kali lebih besar dibandingkan siswa dengan asupan energi cukup. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan kejadian underweight (p=0,390; PR=0,801; 95% CI: 0,491–1,308). Asupan energi merupakan faktor determinan langsung yang signifikan terhadap kejadian underweight pada siswa SMP Negeri 1 Labuhan Deli, sedangkan kebiasaan sarapan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik meskipun tetap memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan energi harian. Pihak sekolah dan orang tua disarankan untuk meningkatkan program edukasi gizi serta pembiasaan sarapan pagi yang baik guna menekan angka kejadian underweight pada siswa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Asupan Energi; Kebiasaan Sarapan; Underweight; Remaja |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC581 Specialties of internal medicine > RC620 Nutritional diseases. Deficiency diseases R Medicine > RJ Pediatrics > RJ206 Nutrition and feeding of children and adolescents |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:40 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:40 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69234 |
