Sitorus, Fransiska Febiola (2026) Hubungan Kualitas Diet Dengan Status Gizi Siswa SMAS Hosana Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5212240004_Cover.pdf
Download (136kB)
5212240004_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (992kB)
5212240004_Abstrak.pdf
Download (299kB)
5212240004_Kata_Pengantar.pdf
Download (310kB)
5212240004_Daftar_Isi.pdf
Download (211kB)
5212240004_Daftar_Tabel.pdf
Download (163kB)
5212240004_Daftar_Gambar.pdf
Download (154kB)
5212240004_Daftar_Lampiran.pdf
Download (160kB)
5212240004_BAB_I.pdf
Download (484kB)
5212240004_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5212240004_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (948kB)
5212240004_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5212240004_BAB_V.pdf
Download (347kB)
5212240004_Daftar_Pustaka.pdf
Download (500kB)
5212240004_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Masalah gizi merupakan kondisi ketika asupan makanan yang dikonsumsi tidak sesuai dengan kebutuhan zat gizi berdasarkan rekomendasi yang telah ditetapkan. Prevalensi status gizi remaja usia 16–18 tahun secara nasional berdasarkan IMT/U menunjukkan peningkatan gizi kurang sebesar 0,2% dan penurunan gizi lebih sebesar 1,4%. Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, prevalensi kedua kategori tersebut mengalami penurunan, yaitu gizi kurang sebesar 0,6% dan gizi lebih sebesar 4,1%. Konsumsi makanan tidak hanya terkait dengan kecukupan gizi (kuantitas), tetapi juga mencerminkan keragaman makanan yang dikonsumsi (kualitas). Kualitas diet dapat menggambarkan mutu asupan makanan sehingga mampu meningkatkan status gizi optimal. Kualitas diet remaja yang berada pada kategori butuh perbaikan disebabkan oleh rendahnya konsumsi omega 3, asam lemak tidak jenuh ganda, protein nabati, dan sayur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas diet dengan status gizi siswa SMAS Hosana Medan. Penelitian ini dilaksanakan di SMAS Hosana Medan dan dilaksanakan pada September – November 2025. Desain penelitian ini adalah penelitian cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik Proportional Random Sampling yaitu sebanyak 53 orang siswa kelas X-XII. Teknik pengumpulan data kualitas diet menggunakan formulir Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) lalu dianalisis menggunakan metode Diet Alternative Healthy Eating Index (A-HEI). Teknik pengumpulan data status gizi menggunakan timbangan digital dan microtoise. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Rank-Spearman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa 40 siswa (75,5%) memiliki kualitas diet butuh perbaikan dan 13 (24,5%) siswa memiliki kualitas diet baik. Hasil penelitian menunjukkan 28 siswa (52,8%) memiliki status gizi normal, 1 siswa ( 1,9%) memiliki status gizi buruk, 5 siswa ( 9,4%) memiliki status gizi kurang, 17 siswa (32,1%) memiliki status gizi lebih, 2 (3,8%) siswa mengalami obesitas. Hasil analisis uji korelasi Rank-Spearman menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kualitas diet dengan status gizi siswa SMAS Hosana Medan (p-value = 0,020) dengan nilai koefisien korelasi sebesar – 0,320 pada taraf signifikansi 0,05 artinya semakin butuh perbaikan kualitas diet siswa maka semakin tinggi status gizi siswa. Pada penelitian ini ditemukan bahwa semakin besar persentase siswa yang kualitas dietnya butuh perbaikan maka semakin besar pula persentase siswa dengan gizi lebih.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | kualitas diet; A-HEI; remaja; status gizi |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ206 Nutrition and feeding of children and adolescents T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 04:25 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 04:25 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69179 |
