Marbun, Satrio Armando (2025) Perbedaan Pengaruh Tabata Training dan Intensive Interval Run Terhadap Endurance Pada Atlet Putra Lari 1500 Meter Tapanuli Tiger Athletic Club Tahun 2024. Undergraduate thesis, UNIMED.
6203121069_Cover.pdf
Download (294kB)
6203121069_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (922kB)
6203121069_Abstrak.pdf
Download (432kB)
6203121069_Kata_Pengantar.pdf
Download (439kB)
6203121069_Daftar_Isi.pdf
Download (689kB)
6203121069_Daftar_Gambar.pdf
Download (272kB)
6203121069_Daftar_Tabel.pdf
Download (278kB)
6203121069_BAB_I.pdf
Download (701kB)
6203121069_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
6203121069_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (962kB)
6203121069_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
6203121069_BAB_V.pdf
Download (535kB)
6203121069_Daftar_Pustaka.pdf
Download (412kB)
6203121069_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Permasalahan penelitian ini adalah kurangnya daya tahan dan minimnya latihan yang diberikan untuk meningkatkan VO2max (endurance) pada atlet Putra lari 1500 Meter Tapanuli Tiger Athletic Club. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh Tabata training dan Intensive interval run terhadap endurance pada atlet Putra lari 1500 Meter Tapanuli Tiger Athletic Club, yang dimana Tabata training dan Intensive interval run tersebut dirancang untuk meningkatkan endurance pada lari 1500 Meter. Penelitian ini dilakukan di Lapangan Pacuan Kuda Siborongborong, Kabupaten Tapanuli
Utara, Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan melakukan tes awal (pre-test) lalu dibagi menjadi dua kelompok, kemudian sampel diberikan perlakukan berupa Tabata training dan Intensive interval run dengan program latihan yang telah disusun. Kemudian setelah 6 minggu sampel melakukan tes akhir (posttest). Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan November 2024.
Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Putra lari 1500 Meter berjumlah 10 orang, dan sampel berjumlah 8 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu Puposive Sampling.
Desain penelitian ini menggunakan Two- grup pretest-posttest dengan membandingkan metode Tabata training dan Intensive interval run. Instrumen dalam penelitian ini adalah
menggunakan Bleep test dengan menggunakan teknik analisis data berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, dan uji-T. Berdasarkan hasil uji Paired Sample t-test pada
tabel di atas dapat dilihat nilai signifikan kelompok Tabata Training dan Intensive Interval Run sebesar 3.365>0.05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan
bahwa kelompok latihan Intensive Interval Run memberikan pengaruh lebih baik
terhadap peningkatan Edurance atlet lari jarak menengah sesudah diberi perlakuan
terhadap kelompok Tabata Training dan Intensive Interval Run.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Tabata Training, Intensive Interval Run, Endurance |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports |
| Depositing User: | Siti Nur Fatimah |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 03:12 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 03:12 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69082 |
