Br Gurusinga, Santa Fani INKULTURASI BUDAYA KARO DALAM ARSITEKTUR BANGUNAN GEREJA KATOLIK ST. FRANSISKUS ASISI KECAMATAN BERASTAGI KABUPATEN KARO. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213122019_Cover.pdf
Download (296kB)
3213122019_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (468kB)
3213122019_Abstrak.pdf
Download (263kB)
3213122019_Kata_Pengantar.pdf
Download (637kB)
3213122019_Daftar_Isi.pdf
Download (437kB)
3213122019_Daftar_Gambar.pdf
Download (283kB)
3213122019_Daftar_Tabel.pdf
Download (283kB)
3213122019_BAB_I.pdf
Download (537kB)
3213122019_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213122019_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (743kB)
3213122019_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
3213122019_BAB_V.pdf
Download (513kB)
3213122019_Daftar_Pustaka.pdf
Download (555kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latarbelakang keputusan gereja
katolik untuk menginkulturasi budaya karo dengan desain arsitektur bangunan,
mengetahui makna dari ornamen dalam arsitektur pada gereja katolik st.
Fransiskus Asisi di kecamatan Berastagi kabupaten Karo, serta mengetahui
mengapa arsitektur tersebut dipilih sebagai bagian dari bangunan gereja katolik st.
Fransiskus Asisi di kecamatan Berastagi kabupaten Karo. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Penelitian ini dilaksanakan di gereja Katolik St. Fransiskus Asisi yang berada di
Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Teknik pengumpulan datanya melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya yaitu dengan
reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini Gereja
Katolik Inkulturasi Karo di Berastagi mengadopsi arsitektur rumah adat Karo
tradisional yang kemudian dipadukan dengan arsitektur modern dan diberi
beberapa sentuhan seni yang mengarah kepada perkembangan hidup rohani umat
kristiani. Terdapat beberapa ornamen-ornamen seperti pengret-ret, tapak nabi
sulaiman bindu mateguh, embun sikawiten, pantil manggus dan bulung binara.
Pemilihan arsitektur budaya Karo yang sejalan dengan semangat Konsili Vatikan
II menjadi faktor utama menginkulturasi budaya Karo pada gereja ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Arsitektur, Inkulturasi, Budaya Karo |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 03:36 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 03:36 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68951 |
