Ramadhani, Trio (2026) Penerapan Metode Adaptif Dalam Pembelajaran Tari Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Rungu di SLB Melati Aisyiyah Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
2213141016_Cover.pdf
Download (76kB)
2213141016_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (297kB)
2213141016_Abstrak.pdf
Download (136kB)
2213141016_Kata_Pengantar.pdf
Download (158kB)
2213141016_Daftar_Isi.pdf
Download (70kB)
2213141016_Daftar_Gambar.pdf
Download (48kB)
2213141016_Daftar_Tabel.pdf
Download (49kB)
2213141016_BAB_I.pdf
Download (344kB)
2213141016_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (384kB)
2213141016_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
2213141016_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (954kB)
2213141016_BAB_V.pdf
Download (167kB)
2213141016_Daftar_Pustaka.pdf
Download (221kB)
2213141016_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan
kemampuan menari pada kegiatan ekstrakurikuler tari menggunakan metode
adaptif pada materi tari kreasi Melayu untuk anak berkebutuhan khusus tuna rungu
di SLB Melati Aisyiyah Medan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kuantitatif dalam bentuk Pre-Experimental One Group Pre Test-Post
Test Design. Penelitian ini dilaksanakan di SLB Melati Aisyiyah Medan yang
beralamat di Pasar IX, Jl. Masjid Raya Al-Firdaus No.806, Hutan, Kec. Percut Sei
Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Populasi penelitian adalah siswa
tuna rungu di SLB Melati Aisyiyah Medan dengan sampelnya adalah lima belas
orang siswa tuna rungu yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari. Instrumen
penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan observasi,
wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses
pembelajaran tari dengan metode adaptif untuk anak berkebutuhan khusus (tuna
rungu) di SLB Melati Aisyiyah Medan dilaksanakan selama enam kali pertemuan
dan memperoleh hasil kemampuan menari siswa tuna rungu yaitu nilai rata-rata
pretest yakni 55,60 dan posttest yakni 88,53. Pada pertemuan pertama dilakukan
uji coba awal untuk mengukur kemampual awal siswa terhadap pengetahuan dan
keterampilan. Pada pertemuan kedua hingga kelima, proses pembelajaran
dilaksanakan dengan metode adaptif yang dilakukan dengan beberapa tahap. Pada
pertemuan keenam dilakukan evaluasi akhir untuk melihat perkembangan proses
dan hasil menari siswa tuna rungu dalam pembelajaran tari kreasi Melayu “Joget
Gadis Melayu”. Dari hasil penilaian keseluruhan, pembelajaran tari Melayu kreasi
“Joget Gadis Melayu” menggunakan metode adaptif di SLB Melati Aisyiyah
Medan dapat meningkatkan kemampuan menari pada kegiatan ekstrakurikuler tari
siswa tuna rungu.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Penerapan metode adaptif; kemampuan menari¸ anak berkebutuhan khusus |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:54 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:54 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68905 |
