HANNUM, SALSABILA (2026) Fungsi Tortor Naposo Nauli Bulung Dalam Upacara Adat Margondang Pada Masyarakat Batak Angkola Di Kecamatan Padang Bolak. Undergraduate thesis, UNIMED.
2213141024_Cover.pdf
Download (239kB)
2213141024_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (411kB)
2213141024_Abstrak.pdf
Download (251kB)
2213141024_Kata_Pengantar.pdf
Download (533kB)
2213141024_Daftar_Isi.pdf
Download (249kB)
2213141024_Daftar_Gambar.pdf
Download (230kB)
2213141024_Daftar_Lampiran.pdf
Download (229kB)
2213141024_BAB_I.pdf
Download (546kB)
2213141024_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (656kB)
2213141024_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (439kB)
2213141024_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2213141024_BAB_V.pdf
Download (266kB)
2213141024_Daftar_Pustaka.pdf
Download (466kB)
2213141024_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menjelaskan fungsi Tortor Naposo Nauli Bulung dalam
upacara adat Margondang pada masyarakat Batak Angkola di Kecamatan Padang
Bolak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi Tortor Naposo
Nauli Bulung serta memahami peranannya dalam kehidupan sosial budaya
masyarakat. Analisis data dilakukan berdasarkan teori fungsi tari menurut
Soedarsono (1999:15), yang menyatakan bahwa tari memiliki beberapa fungsi,
yaitu sebagai sarana upacara adat, komunikasi sosial, hiburan, pendidikan, dan seni
pertunjukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tortor Naposo Nauli Bulung
memiliki lima fungsi utama dalam konteks upacara adat Margondang. Pertama,
sebagai sarana upacara adat, Tortor Naposo Nauli Bulung menjadi bentuk
penghormatan, doa, dan pengharapan kepada Tuhan, raja adat, serta tamu
undangan, sekaligus melibatkan generasi muda dalam pelestarian adat. Kedua,
sebagai media komunikasi sosial, Tortor Naposo Nauli Bulung menyampaikan
nilai-nilai kesopanan, penghormatan, dan kebersamaan melalui gerak nonverbal
seperti manyomba tu raja dan markusor. Ketiga, sebagai hiburan, Tortor Naposo
Nauli Bulung menciptakan suasana gembira serta menjadi ruang ekspresi bagi para
naposo. Keempat, sebagai pendidikan, Tortor Naposo Nauli Bulung menanamkan
nilai adat, kekerabatan, dan kebersamaan melalui keterlibatan langsung generasi
muda. Kelima, sebagai seni pertunjukan, Tortor Naposo Nauli Bulung
memperlihatkan keindahan gerak, kekompakan, dan keselarasan dengan musik
gondang yang mendukung pelaksanaan upacara adat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Fungsi; Tortor Naposo Nauli Bulung; Upacara Margondang; Masyarakat Batak Angkola |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure M Music and Books on Music > MT Instruction and study |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:32 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:32 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68900 |
