Sipayung, Frenika (2025) Evaluasi Hair Tonic Ekstrak Daun Jambu Biji Pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213144009_Cover.pdf
Download (167kB)
5213144009_Abstrak.pdf
Download (258kB)
5213144009_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (428kB)
5213144009_Daftar_Isi.pdf
Download (209kB)
5213144009_Daftar_Tabel.pdf
Download (147kB)
5213144009_Daftar_Gambar.pdf
Download (166kB)
5213144009_Daftar_Lampiran.pdf
Download (132kB)
5213144009_BAB_I.pdf
Download (499kB)
5213144009_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (958kB)
5213144009_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (992kB)
5213144009_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (867kB)
5213144009_BAB_V.pdf
Download (271kB)
5213144009_Daftar_Pustaka.pdf
Download (263kB)
5213144009_Lampiran.pdf
Download (4MB)
Abstract
Kerontokan rambut merupakan permasalahan umum yang banyak dialami
oleh masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Faktor penyebabnya beragam,
seperti stres, pola makan tidak seimbang, penggunaan produk berbahan kimia.
Penggunaan produk kimia dalam jangka panjang dapat mengiritasi kulit kepala dan
melemahkan akar rambut. Hasil pra-studi terhadap 100 mahasiswi Universitas
Negeri Medan menunjukkan bahwa 87% mengalami rambut rontok, dan 68% lebih
memilih produk berbahan alami karena dinilai lebih aman. Berdasarkan fenomena
tersebut, dilakukan penelitian pengembangan hair tonic berbahan ekstrak daun
jambu biji (Psidium guajava L) yang mengandung senyawa aktif seperti flavonoid,
tanin, dan vitamin yang berfungsi memperkuat akar rambut, mengurangi
kerontokan, serta menjaga kesehatan kulit kepala.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan dilaksanakan
di Laboratorium Tata Rias Universitas Negeri Medan pada Agustus–September
2025. Ekstraksi daun jambu biji dilakukan dengan metode maserasi menggunakan
etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi hair tonic dengan konsentrasi
ekstrak 2%. Uji hedonik dilakukan terhadap 72 panelis mahasiswa Prodi
Pendidikan Tata Rias dengan enam indikator penilaian, yaitu warna, aroma, tekstur,
sensasi saat diaplikasikan, aroma setelah digunakan, dan kenyamanan keseluruhan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hair tonic memiliki pH 6,4, viskositas
45 cP, dan tidak menimbulkan iritasi, sehingga dinilai aman digunakan. Seluruh
indikator memperoleh rata-rata skor di atas 4,00 dengan tingkat kesukaan lebih dari
85% (kategori sangat disukai). Indikator tertinggi adalah sensasi saat diaplikasikan
dengan rata- rata 4,46 dan persentase 89,17%, sedangkan terendah adalah tekstur
rata-rata 4,33 dan persentase 86,67%. Warna kecokelatan produk berasal dari
kandungan tanin yang memberikan warna alami khas bahan herbal. Aroma segar
yang disukai panelis berasal dari bau khas ekstrak daun jambu biji yang alami.
Tekstur ringan dan tidak lengket dihasilkan oleh kombinasi bahan dasar pelarut
etanol dan propilen glikol yang menjaga viskositas produk agar mudah diserap.
Sensasi dingin dan segar saat diaplikasikan disebabkan oleh adanya etanol yang
memberikan efek menyegarkan pada kulit kepala. Dan kandungan flavonoid
sebagai antioksidan yang mampu melindungi sel-sel rambut dan menetralisir
kerusakan rambut akibat radikal bebas. Dengan demikian, hair tonic ekstrak daun
jambu biji dinilai aman, nyaman, dan berpotensi dikembangkan sebagai produk
perawatan rambut alami yang mendukung tren kosmetika herbal berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Hair tonic, Daun jambu biji, Psidium guajava L, Uji hedonik |
| Subjects: | T Technology > TT Handicrafts Arts and crafts > TT950 Hairdressing. Beauty culture. Barbers' work |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Tata Rias |
| Depositing User: | Mrs Susiani Susiani |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 04:05 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 04:05 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68694 |
