Adiba, Naila Mujra (2026) Pengaruh Model Pembelajaran Circuit Training Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Depan Pada Siswa Pencak Silat Ekstrakurikuler di MTs Al Jamaiyah. Undergraduate thesis, UNIMED.
6223311002_Cover.pdf
Download (73kB)
6223311002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (579kB)
6223311002_Abstrak.pdf
Download (327kB)
6223311002_Kata_Pengantar.pdf
Download (265kB)
6223311002_Daftar_Isi.pdf
Download (248kB)
6223311002_Daftar_Gambar.pdf
Download (192kB)
6223311002_Daftar_Tabel.pdf
Download (192kB)
6223311002_Daftar_Lampiran.pdf
Download (192kB)
6223311002_BAB_I.pdf
Download (325kB)
6223311002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
6223311002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
6223311002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (689kB)
6223311002_BAB_V.pdf
Download (245kB)
6223311002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (475kB)
6223311002_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Kecepatan tendangan depan dalam pencak silat merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan teknik serangan. Kemampuan ini dipengaruhi oleh kekuatan otot tungkai, koordinasi gerak, serta kecepatan reaksi yang baik. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah melalui model pembelajaran circuit training. Model ini menekankan pada latihan yang terstruktur, bervariasi, dan dilakukan secara berulang melalui beberapa pos latihan, sehingga dapat meningkatkan komponen kondisi fisik dan keterampilan teknik secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran circuit training terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pada siswa pencak silat ekstrakurikuler di MTs Al Jamaiyah.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler pencak silat, dengan sampel sebanyak 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa tes kecepatan tendangan depan menggunakan kaki dominan selama 30 detik. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas menggunakan metode Shapiro-Wilk, serta pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 (p < 0,05). Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan yang ditandai dengan peningkatan rata-rata jumlah tendangan dari 15 tendangan pada pre-test menjadi 23,7 tendangan pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran circuit training efektif dalam meningkatkan kecepatan tendangan depan pada siswa pencak silat ekstrakurikuler.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | circuit training, kecepatan, tendangan depan, pencak silat |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports > GV1100 Fighting sports: Bullfighting, boxing, fencing, etc. G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi |
| Depositing User: | Siti Nur Fatimah |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:00 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:00 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68508 |
