Ananta, Dimas (2026) Pengaruh Kebijakan Loan to Value (LTV), Giro Wajib Minimum (GWM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Kinerja Bank BUMN (Mandiri, BRI, BNI, BTN) di Indonesia. Masters thesis, UNIMED.
8236162001_Cover.pdf
Download (189kB)
8236162001_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (581kB)
8236162001_Abstrak.pdf
Download (208kB)
8236162001_Kata_Pengantar.pdf
Download (210kB)
8236162001_Daftar_Isi.pdf
Download (121kB)
8236162001_Daftar_Tabel.pdf
Download (119kB)
8236162001_Daftar_Gambar.pdf
Download (98kB)
8236162001_Daftar_Lampiran.pdf
Download (72kB)
8236162001_Daftar_Lampiran.pdf
Download (72kB)
8236162001_BAB_I.pdf
Download (810kB)
8236162001_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8236162001_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (606kB)
8236162001_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
8236162001_BAB_V.pdf
Download (265kB)
8236162001_Daftar_Pustaka.pdf
Download (192kB)
8236162001_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (506kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan makroprudensial yang direpresentasikan oleh Loan to Value (LTV), Giro Wajib Minimum (GWM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap kinerja bank milik negara (BUMN) di Indonesia. Kinerja perbankan diukur menggunakan Return on Equity (ROE) sebagai indikator profitabilitas dan Non-Performing Loan (NPL) sebagai indikator risiko kredit. Ruang lingkup penelitian mencakup periode 2013–2023 dengan objek penelitian empat bank BUMN yang beroperasi secara nasional, yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Tabungan Negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Berdasarkan hasil pengujian pemilihan model, model terbaik yang digunakan adalah Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial LTV berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROE, sedangkan GWM berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ROE. CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROE. Secara simultan, LTV, GWM, dan CAR berpengaruh signifikan terhadap ROE.Terhadap NPL, LTV berpengaruh positif dan signifikan, GWM berpengaruh negatif namun tidak signifikan, dan CAR berpengaruh positif namun tidak signifkan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap NPL. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan makroprudensial, khususnya instrumen LTV dan CAR, memiliki peran penting dalam memengaruhi profitabilitas dan risiko kredit bank BUMN. Oleh karena itu, perumusan kebijakan makroprudensial perlu mempertimbangkan keseimbangan antara stabilitas sistem keuangan dan kinerja perbankan agar tetap optimal dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | 332.12 Ana p |
| Keywords: | Loan to Value, Giro Wajib Minimum, Capital Adequacy Ratio, Return on Equity, Non-Performing Loan, Kebijakan Makroprudensial. |
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance > HG1501 Banking H Social Sciences > HG Finance > HG1501 Banking > HG1641 Bank loans. Bank credit. Commercial loans H Social Sciences > HG Finance > HG1501 Banking > HG1723 Bank stocks. Banking as an investment |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ilmu Ekonomi - (S2) |
| Depositing User: | Mrs Catur Dedek Khadijah |
| Date Deposited: | 09 Aug 2026 03:45 |
| Last Modified: | 09 Aug 2026 03:45 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68405 |
