Lubis, Teguh Jabrani (2026) PERBANDINGAN TINGKAT VO₂ MAX ANTARA MAHASISWA PEROKOK DAN NON-PEROKOK. Undergraduate thesis, UNIMED.
6223210063_Cover.pdf
Download (42kB)
6223210063_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (332kB)
6223210063_Abstrak.pdf
Download (295kB)
6223210063_Kata_Pengantar.pdf
Download (345kB)
6223210063_Daftar_Isi.pdf
Download (244kB)
6223210063_Daftar_Gambar.pdf
Download (32kB)
6223210063_Daftar_Tabel.pdf
Download (32kB)
6223210063_Daftar_Lampiran.pdf
Download (32kB)
6223210063_BAB_I.pdf
Download (396kB)
6223210063_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (917kB)
6223210063_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (516kB)
6223210063_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (632kB)
6223210063_BAB_V.pdf
Download (139kB)
6223210063_Daftar_Pustaka.pdf
Download (413kB)
6223210063_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Kebugaran kardiorespirasi merupakan indikator penting dalam menilai kondisi kesehatan dan kemampuan fisik seseorang, khususnya pada mahasiswa yang memiliki aktivitas akademik dan fisik yang cukup tinggi. Salah satu faktor yang diduga dapat memengaruhi kebugaran tersebut adalah kebiasaan merokok yang masih banyak ditemukan di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat VO₂ Max antara mahasiswa
perokok dan non-perokok. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif komparatif dan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 100 mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan stambuk 2023, dengan sampel sebanyak 38 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 21 mahasiswa perokok dan 17 mahasiswa non-perokok. Pengukuran VO₂ Max dilakukan menggunakan Bleep Test, kemudian data dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata VO₂ Max mahasiswa perokok sebesar 33,00 ml/kg/menit yang termasuk dalam kategori kurang, sedangkan mahasiswa non-perokok sebesar 41,68 ml/kg/menit yang termasuk dalam kategori cukup. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa non-perokok memiliki tingkat kebugaran kardiorespirasi yang
lebih baik dibandingkan mahasiswa perokok.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | VO₂ Max, perokok, non-perokok, kebugaran kardiorespirasi |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV201 Physical education and training > GV460 Gymnastics. Gymnastic exercises G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan > Ilmu Keolahragaan |
| Depositing User: | Siti Nur Fatimah |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 02:42 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 02:42 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68255 |
