Marbun, Herostomihi Kapeani (2026) Perbedaan Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Eksperimen Sains Sederhana Di Paud Adelia Gonting Mahe. Undergraduate thesis, UNIMED.
1213313045_Cover.pdf
Download (121kB)
1213313045_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (364kB)
1213313045_Abstrak.pdf
Download (206kB)
1213313045_Daftar_Tabel.pdf
Download (110kB)
1213313045_Daftar_Gambar.pdf
Download (110kB)
1213313045_Daftar_Lampiran.pdf
Download (111kB)
1213313045_BAB_I.pdf
Download (370kB)
1213313045_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (723kB)
1213313045_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (643kB)
1213313045_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (770kB)
1213313045_BAB_V.pdf
Download (230kB)
1213313045_Daftar_Pustaka.pdf
Download (240kB)
1213313045_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh kegiatan
eksperimen sains sederhana terhadap kemampuan berpikir logis anak usia 5–6
tahun di PAUD Adelia Gonting Mahe. Latar belakang penelitian ini didasarkan
pada rendahnya kemampuan berpikir logis anak yang terlihat dari kesulitan dalam
mengklasifikasikan benda, memahami hubungan sebab-akibat, serta mengurutkan
ukuran secara tepat. Pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional
seperti bercerita, tanya jawab, dan lembar kerja anak dinilai kurang memberikan
pengalaman konkret bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan desain eksperimen semu (one-group pretest-posttest design). Sampel
penelitian berjumlah 18 anak yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar
penilaian kemampuan berpikir logis. Perlakuan yang diberikan berupa kegiatan
eksperimen sains sederhana, yaitu eksperimen jus pelangi dan roti pelangi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir logis
anak setelah diberikan perlakuan. Nilai rata-rata pretest sebesar 23,9 (kategori
mulai berkembang) meningkat menjadi 33,9 pada posttest (kategori berkembang
sesuai harapan). Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-test
menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung (38,7) > t tabel
(2,11), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa kegiatan eksperimen sains sederhana berpengaruh signifikan
terhadap peningkatan kemampuan berpikir logis anak usia 5–6 tahun. Penelitian
ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan
pembelajaran yang lebih aktif, eksploratif, dan berbasis pengalaman langsung
pada pendidikan anak usia dini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Sains; Berikr logis; Anak usia dini |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1139 Early childhood education L Education > LB Theory and practice of education > LB1141 Kindergarten L Education > LB Theory and practice of education > LB1555 Elementary or public school education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > PG-PAUD |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 03:15 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 03:15 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67916 |
