Saragih, Adryan Meyoneson (2025) Analisis Pengaruh Suhu Dan Hujan Terhadap Kinerja Pengeringan Cat Setelah Pendempulan : Perbandingan Metode Pengeringan Tradisional (Air Drying) Dan Teknologi Sinar Uv. Undergraduate thesis, UNIMED.
5203122017_Cover.pdf
Download (42kB)
5203122017_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (359kB)
5203122017_Abstrak.pdf
Download (406kB)
5203122017_Kata_Pengantar.pdf
Download (373kB)
5203122017_Daftar_Isi.pdf
Download (326kB)
5203122017_Daftar_Tabel.pdf
Download (315kB)
5203122017_Daftar_Gambar.pdf
Download (347kB)
5203122017_Daftar_Lampiran.pdf
Download (209kB)
5203122017_BAB_I.pdf
Download (665kB)
5203122017_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5203122017_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203122017_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5203122017_BAB_V.pdf
Download (498kB)
5203122017_Daftar_Pustaka.pdf
Download (455kB)
5203122017_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu dan kondisi hujan terhadap proses pengeringan cat setelah pendempulan, dengan membandingkan dua metode pengeringan yaitu metode tradisional (air drying) dan teknologi sinar UV. Parameter yang diuji meliputi suhu awal pengecatan, waktu pengeringan, daya rekat cat, kualitas visual, serta efisiensi biaya dari masing-masing metode. Penelitian dilakukan pada 12 sampel yang dibagi ke dalam dua metode dan dua kondisi cuaca (cerah dan hujan). Hasil uji-t tidak berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua metode pengeringan. Nilai t-hitung sebesar 2,86 lebih besar dari t-tabel sebesar 2,228 pada taraf signifikansi α = 0,05 (df = 10), sehingga H₀ ditolak. Rata-rata waktu pengeringan metode tradisional adalah 40,00 menit, sedangkan metode sinar UV hanya membutuhkan waktu rata-rata 26,17 menit. Hal ini membuktikan bahwa teknologi sinar UV secara signifikan lebih efisien dalam mempercepat proses pengeringan cat. Selain itu, hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif antara suhu awal pengecatan dan waktu pengeringan. Pada metode tradisional diperoleh nilai r = –0,86 (korelasi sangat kuat), dan pada metode sinar UV diperoleh nilai r = –0,67 (korelasi cukup kuat). Artinya, semakin tinggi suhu awal pengecatan, semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan cat.Secara keseluruhan, metode sinar UV unggul dalam kecepatan pengeringan dan daya rekat, sementara kualitas visual tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua metode. Penelitian ini memberikan bukti empiris yang dapat dijadikan dasar dalam pemilihan metode pengeringan cat yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan industri.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Pengeringan Cat; Suhu, Hujan; Uji-t; Korelasi Pearson; Sinar UV; Air Drying |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA213 Engineering machinery, tools, and implements |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 02:02 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 02:02 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67910 |
