Simanungkalit, Shinta Sri Devi Br (2025) Analisa Resiko Terhadap Peningkatan Kinerja Konstruksi Menggunakan Metode HIRADC (Studi Kasus: Proyek Rumah Susun Polda Sumatera Utara). Undergraduate thesis, UNIMED.
5213510003_Cover.pdf
Download (215kB)
5213510003_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (510kB)
5213510003_Abstrak.pdf
Download (289kB)
5213510003_Kata_Pengantar.pdf
Download (230kB)
5213510003_Daftar_Isi.pdf
Download (311kB)
5213510003_Daftar_Tabel.pdf
Download (233kB)
5213510003_Daftar_Gambar.pdf
Download (166kB)
5213510003_Daftar_Lampiran.pdf
Download (168kB)
5213510003_BAB_I.pdf
Download (417kB)
5213510003_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (943kB)
5213510003_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (870kB)
5213510003_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213510003_BAB_V.pdf
Download (316kB)
5213510003_Daftar_Pustaka.pdf
Download (244kB)
5213510003_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Proyek konstruksi memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi akibat dari berbagai faktor yang dapat muncul selama proses pelaksanaan, mulai dari aspek teknis hingga keselamatan kerja. Ketidakmampuan dalam mengelola risiko secara tepat dapat mengakibatkan penurunan kinerja proyek, terutama dalam hal mutu, efisiensi waktu, serta keselamatan tenaga kerja. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko-risiko yang berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pekerjaan konstruksi menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Rumah Susun Polda Sumatera Utara dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden. Setelah dilakukan analisis validitas dan reliabilitas, seluruh 21 indikator risiko dinyatakan shahih dan konsisten, dengan nilai Cronbach’s Alpha > 0,80. Berdasarkan 21 resiko yang ada maka diperoleh tingkat resikonya yaitu 5 resiko tingkat tinggi, 15 resiko tingkat sedang dan 1 resiko tingkat rendah. Resiko yang termasuk tingkat tinggi yaitu indikator A2 (Adanya tenaga kerja atau staf yang tidak jujur sehingga menimbulkan risiko kerugian akibat kehilangan), C1 (Perubahan jadwal pada pelaksanaan kerja), E1 (Ketersediaan material yang sampai di lapangan berbeda dengan yang dipesan.), F1(Tenaga kerja mengalami kecelakaan kerja saat pelaksanaan proyek), F4 (Adanya tenaga kerja yang tidak menggunakan alat keselamatan kerja pada saat bekerja). Resiko yang termasuk tingkat sedang yaitu indikator A1 (Kurangnya komunikasi pada tim), A4 (Adanya staf yang kurang pengalaman), A5 (Tenaga kerja masuk kerja terlambat dan pulang terlalu cepat), B1 (Cuaca tidak menentu yang menghambat suatu pekerjaan proyek), B2 (Banjir di lokasi proyek saat musim hujan yang menghambat suatu pekerjaan proyek), C2 (Terjadi keterlambatan akibat keterbatasan sumber daya atau pengawasan), C3 (Keterlambatan kerja akibat penggunaan metode kerja yang kurang tepat), D2 (Kualitas material yang tidak sesuai dengan spesifikasi), D3 (Terjadinya keretakan pada struktur Beton), E2 (Kerusakan peralatan/alat berat sehingga mengakibatkan keterlambatan pekerjaan), E3 (Ketidaksesuaian antara volume pekerjaan di kontrak dan kondisi di lapangan), E4 (Sering terjadi review desain akibat data perencanaan DED yang kurang akurat), F2 (kurangnya penerapan aspek K3 di lapangan), F3 (Tenaga kerja terluka karena terkena material atau peralatan yang digunakan). Dan resiko yang termasuk tingkat rendah yaitu indikator D1 (Kesalahan marking)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Risiko Konstruksi, HIRADC, Keselamatan Kerja, Manajemen Risiko |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction > TH1000 Systems of building construction Including fireproof construction, concrete construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Manajemen Konstruksi (D-IV) |
| Depositing User: | Mrs Susiani Susiani |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 09:03 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 09:03 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67448 |
