Siahaan, Ronauli Prettilia (2025) Hubungan Penggunaan Media Sosial Dan Konsumsi Ultra- Processed Food Dengan Status Gizi Pada Siswa SMAS Indonesia Membangun Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5202540005_Cover.pdf
Download (44kB)
5202540005_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (633kB)
5202540005_Abstrak.pdf
Download (177kB)
5202540005_Kata_Pengantar.pdf
Download (485kB)
5202540005_Daftar_Isi.pdf
Download (260kB)
5202540005_Daftar_Tabel.pdf
Download (261kB)
5202540005_Daftar_Gambar.pdf
Download (225kB)
5202540005_Daftar_Lampiran.pdf
Download (230kB)
5202540005_BAB_I.pdf
Download (429kB)
5202540005_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (791kB)
5202540005_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (833kB)
5202540005_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (991kB)
5202540005_BAB_V.pdf
Download (208kB)
5202540005_Daftar_Pustaka.pdf
Download (381kB)
5202540005_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Status gizi adalah gambaran tubuh seseorang sebagai akibat dari konsumsi pangan dan
penggunaan zat-zat gizi dari pangan yang dikonsumsi di dalam tubuh. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui: (1) karakteristik siswa; (2) penggunaan media sosial; (3)
konsumsi ultra-processed food; (4) status gizi; (5) hubungan penggunaan media sosial
dengan status gizi; (6) hubungan antara konsumsi ultra-processed food dengan status gizi;
(7) hubungan penggunaan media sosial dan konsumsi ultra-processed food dengan status
gizi. Penelitian ini dilaksanakan di SMAS Indonesia Membangun Medan pada bulan
Februari-Mei 2025 dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ialah seluruh siswa
kelas X dan XI berjumlah 157 orang. Teknik penentuan sampel menggunakan stratified
random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 55 siswa. Pengumpulan data
dilakukan menggunakan kuesioner SONTUS untuk variabel penggunaan media sosial,
kuesioner FFQ untuk melihat konsumsi ultra-processed food dan pengukuran antropometri
melalui penimbangan berat badan dan tinggi badan untuk memantau status gizi. Analisis
data dilakukan secara deskriptif, uji korelasi Rank Spearman dan uji Regresi Linier
Berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dengan kategori
tinggi sebesar 45,5 persen. Konsumsi Ultra Processed Food termasuk kategori sering
sebesar 74,5 persen. Status gizi siswa termasuk kategori gizi baik sebesar 60,0 persen. Hasil
uji korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara
penggunaan media sosial dengan status gizi dengan nilai ( r= 0,357 ; p= 0,008). Artinya
semakin tinggi penggunaan media sosial maka semakin tinggi status gizi siswa. Hasil uji
korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konsumsi
ultra-processed food dengan status gizi dengan nilai (r= 0,390 ; p= 0,003). Artinya semakin
tinggi konsumsi ultra-processed food maka semakin tinggi pula status gizi siswa. Hasil
analisis uji regresi linier berganda terdapat hubungan positif dan signifikan antara
penggunaan media sosial dan konsumsi ultra-processed food dengan status gizi dengan
nilai nilai p-value 0,000 dan nilai Y = 1,532 + 0,287 X1+ 0,545 X2. Artinya semakin tinggi
penggunaan media sosial dan konsumsi ultra-processed food maka semakin tinggi status
gizi siswa. Kesimpulan terdapat hubungan penggunaan media sosial dan konsumsi ultraprocessed
food dengan status gizi siswa SMAS Indonesia Membangun Medan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Media Sosial; Konsumsi Ultra-Processed Food; Status Gizi |
| Subjects: | T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Susiani Susiani |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 02:26 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 02:26 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67320 |
