Afdha, Feshi Corijah (2026) Hubungan Pengetahuan Dan Frekuensi Konsumsi Makanan Tinggi Purin Dengan Kejadian Hiperurisemia Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Selamat. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213240002_Cover.pdf
Download (145kB)
5213240002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (283kB)
5213240002_Abstrak.pdf
Download (266kB)
5213240002_Kata_Pengantar.pdf
Download (188kB)
5213240002_Daftar_Isi.pdf
Download (219kB)
5213240002_Daftar_Tabel.pdf
Download (137kB)
5213240002_Daftar_Lampiran.pdf
Download (139kB)
5213240002_BAB_I.pdf
Download (383kB)
5213240002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (772kB)
5213240002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (724kB)
5213240002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (861kB)
5213240002_BAB_V.pdf
Download (275kB)
5213240002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (339kB)
5213240002_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Banyaknya kejadian hiperurisemia pada penderita diabetes melitus dapat dipengaruhi dari faktor pengetahuan dan frekuensi konsumsi makanan terutama makanan dengan kandungan purin yang tinggi diduga berperan dalam peningkatan resiko hiperurisemia pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan frekuensi konsumsi makanan tinggi purin dengan kejadian hiperurisemia pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Gunung Selamat. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2025. Penelitian ini dilaksanakan diwilayah kerja Puskesmas Gunung Selamat yaitu di Desa Gunung Selamat, Desa Pematang Seleng, dan Desa Meranti, Gunung Selamat, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang. Teknik pengumpulan data pengetahuan menggunakan kuesioner pengetahuan yang sudah divalidasi dan pengumpulan frekuensi konsumsi makanan tinggi purin menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Kadar asam urat diukur melalui pemeriksaan darah kapiler menggunakan alat EasyTouch GCU. Teknik analisis data secara deskriptif dan menggunakan uji chi-square pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (57,89%), frekuensi konsumsi makanan tinggi purin
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | pengetahuan; frekuensi konsumsi; makanan tinggi purin; hiperurisemia; diabetes melitus |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC581 Specialties of internal medicine > RC620 Nutritional diseases. Deficiency diseases |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:57 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:57 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67312 |
