-, Nurhassyanah (2025) Hubungan Asupan Gizi Mikro (Natrium, Kalium dan Magnesium) Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sering. Undergraduate thesis, UNIMED.
5193240018_Cover.pdf
Download (42kB)
5193240018_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (528kB)
5193240018_Abstrak.pdf
Download (65kB)
5193240018_Kata_Pengantar.pdf
Download (398kB)
5193240018_Daftar_Isi.pdf
Download (363kB)
5193240018_Daftar_Tabel.pdf
Download (195kB)
5193240018_Daftar_Gambar.pdf
Download (190kB)
5193240018_Daftar_Lampiran.pdf
Download (302kB)
5193240018_BAB_I.pdf
Download (344kB)
5193240018_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (958kB)
5193240018_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (749kB)
5193240018_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5193240018_BAB_V.pdf
Download (314kB)
5193240018_Daftar_Pustaka.pdf
Download (365kB)
5193240018_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada kelompok usia
lanjut adalah hipertensi. Di Indonesia, prevalensi hipertensi penduduk usia > 18
tahun yaitu 30,8%. Natrium, kalium dan magnesium merupakan zat gizi yang
berperan penting dalam perkembangan penyakit hipertensi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui : (1) karakteristik responden yaitu usia, jenis kelamin,
pendidikan, pekerjaan, pendapatan, besaran keluarga dan riwayat konsumsi obat
hipertensi (2) Asupan natrium, kalium dan magnesium pada lansia (3) Kejadian
hipertensi pada lansia (4) Hubungan antara asupan natrium dengan kejadian
hipertensi (5) Hubungan antara asupan kalium dengan hipertensi (6) Hubungan
antara asupan magnesium dengan kejadian hipertensi (7) Hubungan antara asupan
natrium, kalium dan magnesium dengan kejadian hipertensi.
Lokasi penelitian berada di wilayah kerja Puskesmas Sering yaitu
Kelurahan Sidorejo. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-September
2025. Populasi pada penelitian ini yaitu lansia usia 60-74 tahun di Kelurahan
Sidorejo berjumlah 328 orang. Teknik pengambilan subjek penelitian
menggunakan purposive sampling, dengan jumlah 58 orang lansia. Penelitian ini
menggunakan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan
formulir Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Teknik
analisis data secara deskriptif, analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan
analisis multivariat menggunakan analisis Regresi Logistik dengan menggunakan
aplikasi SPSS 25 for windows.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa asupan natrium pada lansia
mayoritas cukup sebanyak 37 responden (63,8%), asupan kalium pada lansia
mayoritas kurang sebanyak 56 responden (96,6%), asupan magnesium pada lansia
mayoritas cukup sebanyak 44 responden (75,9%) dan kejadian hipertensi pada
lansia mayoritas tidak hipertensi (<139/89 mmHg) sebanyak 33 responden
(56,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara asupan
natrium dengan kejadian hipertensi (p= 0,000) dan tidak terdapat hubungan antara
asupan kalium (p= 1,000) dan asupan magnesium (p= 0,207) dengan kejadian
hipertensi. Analisis multivariat menunjukkan tidak adanya hubungan antara
asupan natrium, kalium, dan magnesium dengan kejadian hipertensi (p= 0,083).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Hipertensi, Kalium, Lansia, Magnesium, Natrium |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC581 Specialties of internal medicine > RC620 Nutritional diseases. Deficiency diseases |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Susiani Susiani |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 05:01 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 05:01 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67278 |
