Simamora, Septy Bella (2026) Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Desa Setia Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara. Undergraduate thesis, UNIMED.
5193540015_Cover.pdf
Download (230kB)
5193540015_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (911kB)
5193540015_Abstrak.pdf
Download (374kB)
5193540015_Kata_Pengantar.pdf
Download (923kB)
5193540015_Daftar_Isi.pdf
Download (255kB)
5193540015_Daftar_Tabel.pdf
Download (254kB)
5193540015_Daftar_Lampiran.pdf
Download (227kB)
5193540015_BAB_I.pdf
Download (477kB)
5193540015_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (976kB)
5193540015_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (724kB)
5193540015_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5193540015_BAB_V.pdf
Download (403kB)
5193540015_Daftar_Pustaka.pdf
Download (589kB)
5193540015_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita, terutama di negara berkembang. Salah satu faktor yang memengaruhi kejadian diare adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik balita yaitu usia anak, jenis kelamin, pendidikan ayah, pendidikan ibu, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, pendapatan ayah, pendapatan ibu, dan besaran keluarga,( 2) perilaku hidup bersih dan sehat balita (3) kejadian diare pada balita, dan (4) hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita. Lokasi penelitian berada di Desa Setia Kecamatan Pahae Jae Tapanuli Utara. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2025. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu seluruh balita berusia 12-59 bulan di Desa Setia. Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan Total sampling dengan jumlah 32 balita. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan, observasi dan kuesioner dengan pengumpulan data sekalius pada satu waktu. Teknik analisis data secara deskriptif, analisis menggunakan uji Chi-Square dengan menggunakan aplikasi SPSS 26 for windows. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 32 balita menunjukkan bahwa dari 19 balita dengan PHBS kurang baik, terdapat 18 balita (94,7%) yang mengalami diare, dan 1 balita (5,3%) yang tidak mengalami diare. Sedangkan dari 13 balita dengan PHBS baik, seluruhhnya (100%) balita tidak mengalami diare atau 0 (0,0%) yang mengalami diare. Berdasarkan hasil uji Chi-Square diperoleh nilai X² = 28,150 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara PHBS dengan kejadian diare. Hasil analisis Risk Estimate, diperoleh nilai Risk Ratio (RR) sebesar 19,00 dengan 95% Confidence Interval (2,82–128,01). Hasil ini menunjukkan bahwa responden dengan PHBS kurang baik memiliki risiko 19 kali lebih besar untuk mengalami diare dibandingkan responden dengan PHBS Baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Diare; PHBS; Balita |
| Subjects: | T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 01:36 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 01:36 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67044 |
