Syabina, Intan (2026) Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Status Gizi Pada Balita Di Kelurahan Bandar Selamat. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213540031_Cover.pdf
Download (213kB)
5213540031_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (766kB)
5213540031_Abstrak.pdf
Download (271kB)
5213540031_Kata_Pengantar.pdf
Download (252kB)
5213540031_Daftar_Isi.pdf
Download (273kB)
5213540031_Daftar_Tabel.pdf
Download (167kB)
5213540031_Daftar_Gambar.pdf
Download (164kB)
5213540031_Daftar_Lampiran.pdf
Download (167kB)
5213540031_BAB_I.pdf
Download (441kB)
5213540031_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (795kB)
5213540031_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (768kB)
5213540031_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (787kB)
5213540031_BAB_V.pdf
Download (275kB)
5213540031_Daftar_Pustaka.pdf
Download (338kB)
5213540031_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Status gizi adalah keadaan yang mencerminkan keseimbangan antara asupan zat gizi yang diperoleh dari makanan dengan kebutuhan tubuh untuk pertumbuhan, perkembangan, dan aktivitas sehari-hari. Data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan prevalensi gizi buruk 7,4%, gizi kurang 16,8%, dan gizi lebih 3,4%. Kondisi status gizi balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Perilaku sadar yang memungkinkan anggota keluarga menjaga kesehatan diri dan berperan aktif dalam kegiatan kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan status gizi pada balita di kelurahan Bandar Selamat. Tempat penelitian ini dilakukan di Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – September 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah balita yang berusia 12-59 bulan yang berada di Kelurahan Bandar Selamat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner karakteristik responden, kuisioner PHBS dan pengukuran status gizi berdasarkan indeks antopometri BB/U. Data dianalisis menggunakan uji Rank-Spearman. Hasil penelitian didominasi oleh balita usia 36-59 bulan (21%), dengan jenis kelamin laki-laki (58%), usia ibu balita didominasi usia 30-34 tahun (15%), dengan latar belakang pendidikan orang tua, baik ayah (74%) maupun ibu (37%) didominasi lulusan SLTA/MA. Mayoritas pekerjaan ayah responden adalah buruh/supir (60%) dan pekerjaan ibu responden sebagian besar bekerja sebagai ibu rumah tangga (84%), pendapatan keluarga paling banyak yaitu di kategori sedang sebesar Rp. 1.500.000 – Rp. 3.500.000 (68%) dan besaran keluarga paling banyak pada kategori kecil 1-4 orang (60%). Hasil uji Rank-Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dengan status gizi pada balita dengan nilai p-value= 0,007. Semakin baik PHBS maka status gizi balita cenderung semakin baik, sedangkan PHBS yang kurang baik berhubungan dengan meningkatnya risiko status gizi yang buruk. Nilai koefisien korelasi r= 0,375 menunjukkan kekuatan korelasi cukup antara PHBS dengan status gizi pada balita.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Balita; Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS); Status Gizi |
| Subjects: | T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:28 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:28 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67007 |
