Harianja, Lilis Karlina (2019) Penilaian Kondisi Kerusakan Perkerasan Jalan Jamin Ginting Kecamatan Medan Baru. Diploma thesis, UNIMED.
1. NIM 5163210028 COVER.pdf
Download (247kB)
2. NIM 5163210028 APPROVAL SHEET.pdf
Download (1MB)
3. NIM 5163210028 ABSTRACT.pdf
Download (64kB)
4. NIM 5163210028 PREFACE.pdf
Download (426kB)
5. NIM 5163210028 TABLE OF CONTENS.pdf
Download (286kB)
6, NIM 5163210028 TABLES.pdf
Download (311kB)
7. NIM5163210028 ILLUSTRATIONS.pdf
Download (427kB)
8. NIM 5163210028 CHAPTER I.pdf
Download (444kB)
9. NIM 5163210028 CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
10. NIM 5163210028 CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (399kB)
11. NIM 5163210028 CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
12. NIM 5163210028 CHAPTER V.pdf
Download (242kB)
13. NIM 5163210028 BIBLIOGRAPHY.pdf
Download (298kB)
14. NIM 5163210038 ENCLOSURE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pada umumnya kerusakan jalan raya disebabkan oleh : Air, (yang dapat berasal dari hujan, system drainase jalan yang tidak baik, naiknya air akibat sifat kapilaritas). Material konstruksi perkerasan, (dalam hal ini dapat disebabkan oleh sifat material itu sendiri atau dapat pula disebabkan oleh system pengolahan bahan yang tidak baik.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis kerusakan jalan yang terdapat pada jalan Jamin Ginting sta 17+000 s.d 18+000 dikota Medan, Untuk mengetahui kategori tingkat kerusakan rendah, sedang, parah, Untuk mengetahui bentuk penanganan berdasarkan tingkat kerusakan secara keseluruhan. Adapu metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan dengan menggunakan metode pengambilan data berupa survey visual jenis kerusakan jalan dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu setiap kerusakan dibagi menjadi 5 segmen dimana setiap segmen per 200 meter. Dimana kerusakan yang terjadi pada segmen pertama terdiri dari kerusakan berlubang dan retak memanjang. Untuk kerusakan berlubang yang perlu dilakukan yaitu dengan cara penambalan (patching). Sedangkan untuk kerusakan retak memanjang dapat diperbaiki dengan cara mengisi celah dengan campuran aspal cair dan pasir.Dilihat dari banyaknya kerusakan yang terjadi pada segmen pertama sudah mencapai 30%.Kerusakan kerusakan pada segmen kedua terdiri dari kerusakan berlubang dan retak refleks. Kerusakan berlubang dilakukan penmabalan sedangkan untuk retak refleks denganc ara campuran aspal cair dan pasir. Pada segmen ketiga teridir dari ekrusakn berlubang, retak kulit buaya dan retak blok. Adapun pennaganan pada kerusakn berlubang dnegan cara penambalan, kerusakan retak kulit buaya dengan mempergunakan apis burda, burtu ataupun laston, sednagkan untuk retak bok dengan mengisi celah dengan campuran aspal cair dan pasir. Pada segmen keempat retak sambungan , kerusakan berlubang, pengelupasan lapisan, retak kulit buaya dimana cara penanganannya dengan cara penambalan. Kerusakan pada segmen kelima yaitu berlubang, tambalan dan retak kulit buaya dimana pennagannya yaitu dengan penambalan. Kerusakan yang terjadi pada penelitian ini sebesar 35% menurut Shanin 35% masuk kedalam katerogi buruk sehingga diperlukannya penanganan khusus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Keywords: | Jalan; Kerusakan Jalan; Penanganan |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > D3 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:16 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:36 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66829 |
