Azmi, Ulul (2025) Etnografi Penghafal Al-Qur’an di Pesantren Modren Tahfizhil Qur’an Yayasan Islamic Cetre Sumatra Utara. Masters thesis, UNIMED.
8216151005_Cover.pdf
Download (154kB)
8216151005_Abstrak.pdf
Download (178kB)
8216151005_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
8216151005_Kata_Pengantar.pdf
Download (332kB)
8216151005_Daftar_Isi.pdf
Download (336kB)
8216151005_Daftar_Tabel.pdf
Download (115kB)
8216151005_Daftar_Gambar.pdf
Download (146kB)
8216151005_Daftar_Lampiran.pdf
Download (209kB)
8216151005_BAB_I.pdf
Download (686kB)
8216151005_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8216151005_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (781kB)
8216151005_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
8216151005_BAB_V.pdf
Download (240kB)
8216151005_Daftar_Pustaka.pdf
Download (338kB)
8216151005_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Tulisan ini menjelaskan penghafalan Al-Qur’an di pesantren modern tahfizhil Qur’an Yayasan Islamic centre. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pembelajaran dan strategi yang diterapkan dalam kegiatan penghafalan Al-Qur’an di Pesantren Modern Tahfizhil Qur’an Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara, serta mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para santri dalam proses serta pengalaman sosial, budaya dan religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap aktivitas santri, ustadz/ustadzah, serta pengelola pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran tahfizh di pesantren ini dilaksanakan secara sistematis dan berkesinambungan, dengan menggabungkan metode murāja‘ah (pengulangan hafalan). Setiap santri dibimbing oleh ustadz/ustadzah yang berperan penting dalam membentuk kebiasaan pola hidup Islami. Proses pembelajaran ini tidak hanya menekankan pada capaian kuantitatif hafalan, tetapi juga pada pembentukan karakter santri yang berakhlak mulia dan memiliki kedisiplinan tinggi. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori habitus Pierre Bourdieu, yang menjelaskan bahwa identitas santri sebagai penghafal Al-Qur’an dibentuk melalui internalisasi nilai dan praktik yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari di pesantren.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | 297.73 Azm e |
| Keywords: | Etnografi, Penghafal Al-Qur’an, Pesantren Modern, Tahfizh |
| Subjects: | K Law > KBP Islamic law. Sharī'ah. Fiqh L Education > LC Special aspects of education > LC901 Islamic education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Antropologi Sosial - (S2) |
| Depositing User: | Mrs Catur Dedek Khadijah |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 06:20 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 06:20 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66715 |
