Simbolon, Sufrianty (2025) Nilai Etika Dalam Tortor Hata Sopisik Pada Masyarakat Batak Toba Di Kabupaten Samosir. Undergraduate thesis, UNIMED.
2203141016_Cover.pdf
Download (69kB)
2203141016_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (315kB)
2203141016_Abstrak.pdf
Download (64kB)
2203141016_Kata_Pengantar.pdf
Download (168kB)
2203141016_Daftar_Isi.pdf
Download (83kB)
2203141016_Daftar_Gambar.pdf
Download (60kB)
2203141016_Daftar_Tabel.pdf
Download (59kB)
2203141016_Daftar_Lampiran.pdf
Download (60kB)
2203141016_BAB_I.pdf
Download (322kB)
2203141016_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (359kB)
2203141016_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
2203141016_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (995kB)
2203141016_BAB_V.pdf
Download (143kB)
2203141016_Daftar_Pustaka.pdf
Download (178kB)
2203141016_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (681kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai etika dalam Tortor
Hata Sopisik pada masyarakat Batak Toba di Kabupaten Samosir. Teori yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu teori nilai etika menurut K. Bertens (2013: 28)
yang mengatakan etika ialah norma yang menyangkut tingkah laku manusia dalam
mengatur perilaku, yaitu apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak bisa
dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan dilakukan di
Sanggar Seni Sukacita, Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir. Sampel dari penelitian
ini adalah tortor Hata Sopisik di Sanggar Sukacita Ronggurnihuta dengan penari
berjumlah 6 orang dan seniman sebagai narasumber yang berjumlah 2 orang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah metode observasi, wawancara, dan
dokumentasi, sedang analisi data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penjelasan etika dalam dalam tortor Hata Sopisik
penelitian ini dijelaskan sesuai dengan norma-norma yang ada, yang mengatur
perilaku. Norma-norma tersebut adalah norma agama, norma kesusilaan, norma
kesopanan, dan norma hukum. Setiap ragam gerak pada tortor Hata Sopisik
mengandung nilai etika, di mana nilai-nilai etika tersebut dijelaskan sesuai dengan
kandungan norma di dalamnya, yaitu: (1) norma agama, terlihat dari gerakan
somba, yang menunjukkan pentingnya mengutamakan Tuhan dalam kehidupan,
dan harus dibiasakan sejak masih muda salah satunya melalui pembelajaran tortor
Hata Sopisik yang dilakukan di sekolah, sekaligus mengajarkan untuk tidak
melakukan hal-hal yang bertentangan dengan aturan yang ditetapkan dalam agama;
(2) norma kesusilaan, terlihat dari motif gerak husip-husip yaitu menyampaikan isi
hati lewat berbisik. (3) norma kesopanan, dapat dilihat dari laki-laki harus
menghormati perempuan dengan tidak menyentuhnya secara berlebihan selama
tarian berlangsung, yang mencerminkan bahwa dia adalah anak ni raja.; (4) norma
hukum, terwujud melalui aturan bahwa tidak diijinkan pasangan penari memiliki
marga/boru yang sama, atau masih terikat dalam aturan sistem kekerabatan dalihan
na tolu karena perkawinan semarga tidak diperbolehkan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Nilai Etika; Tortor Hata Sopisik; Samosir |
| Subjects: | N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 03:14 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 03:14 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66643 |
