Sinaga, Natalia PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DI SMP SWASTA KITA MEMBANGUN BUKIT HARAPAN II. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213322012_Cover.pdf
Download (149kB)
3213322012_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (504kB)
3213322012_Abstrak.pdf
Download (256kB)
3213322012_Kata_Pengantar.pdf
Download (345kB)
3213322012_Daftar_Isi.pdf
Download (302kB)
3213322012_Daftar_Gambar.pdf
Download (170kB)
3213322012_Daftar_Tabel.pdf
Download (147kB)
3213322012_Daftar_Lampiran.pdf
Download (171kB)
3213322012_BAB_I.pdf
Download (349kB)
3213322012_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (666kB)
3213322012_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (418kB)
3213322012_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213322012_BAB_V.pdf
Download (218kB)
3213322012_Daftar_Pustaka.pdf
Download (267kB)
3213322012_Lampiran.pdf
Download (1MB)
Abstract
Skripsi ini bertujuan mengkaji faktor pendorong dan penghambat penggunaan aplikasi Google dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) serta dampaknya pada kemampuan kognitif siswa di Sekolah Menengah Pertama Swasta Kita Membangun Bukit Harapan II. Latar belakang penelitian adalah rendahnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPS di sekolah pedesaan, walaupun aplikasi Google telah terbukti efektif. Metode menggunakan pendekatan campuran dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif memakai Manual Data Analysis Procedure (MDAP), sedangkan kuantitatif menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan faktor pendorong utama adalah pengenalan siswa terhadap aplikasi (94,33%), persepsi teknologi (94,33%), manfaat yang dirasakan (80,05%), dan pengaruh terhadap efektivitas belajar (97,12%). Namun, penelitian juga menemukan hambatan signifikan seperti keterbatasan akses dan infrastruktur, rendahnya kompetensi teknologi guru, minimnya pelatihan, dukungan orang tua terbatas, serta akses internet dan perangkat yang kurang memadai. Sebanyak 69% responden tidak mendapatkan pelatihan cukup, dan 56% siswa kurang didukung orang tua dalam penyediaan perangkat dan supervisi pembelajaran daring. Rekomendasi praktis meliputi integrasi teknologi ke kurikulum, pengembangan modul digital, pelatihan guru, dan pembelajaran berbasis proyek. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran inovatif dan kebijakan pendidikan digital, khususnya di daerah dengan keterbatasan infrastruktur.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Google, Pembelajaran IPS, Kemampuan Kognitif |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 03:23 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 03:23 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66557 |
