Sipayung, Miko Valentino PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI DESA TANJUNG MULIA KECAMATAN PAGAR MERBAU. Undergraduate thesis, UNIMED.
3212322002_Cover.pdf
Download (18kB)
3212322002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (299kB)
3212322002_Abstrak.pdf
Download (35kB)
3212322002_Kata_Pengantar.pdf
Download (98kB)
3212322002_Daftar_Isi.pdf
Download (39kB)
3212322002_Daftar_Gambar.pdf
Download (31kB)
3212322002_Daftar_Tabel.pdf
Download (32kB)
3212322002_Daftar_Lampiran.pdf
Download (30kB)
3212322002_BAB_I.pdf
Download (109kB)
3212322002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
3212322002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (73kB)
3212322002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3212322002_BAB_V.pdf
Download (50kB)
3212322002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (106kB)
3212322002_Lampiran.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan penemuan penguraian konsep pengetahuan dan kepercayaan masyarakat di Desa Tanjung Mulia Kecamatan Pagar Merbau tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini seseorang yang merupakan warga yang telah tinggal di Desa Tanjung Mulia minimal lima tahun bertempat tinggal. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan analisis data menggunakan metode MDAP (Manual Data Analysis Procedure). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai PHBS masih bervariasi, tergantung pada sumber informasi, lingkungan, dan pengalaman sosial mereka. Sebagian besar masyarakat memahami PHBS sebagai praktik menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti mencuci tangan, menggunakan air bersih, membuang sampah pada tempatnya, dan lain-lain. Faktor lingkungan juga mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kesadaran. Kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas PHBS dalam mencegah penyakit masih bervariasi. Sebagian besar percaya bahwa hidup bersih dapat membantu mengurangi risiko penyakit, tetapi ada juga yang beranggapan bahwa PHBS bukan satu-satunya faktor penentu kesehatan. Selain itu, praktik budaya turut memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap PHBS. Beberapa kebiasaan, seperti menyapu halaman setiap pagi, menjaga kebersihan rumah secara rutin, serta menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari nilai sosial yang diwariskan, menunjukkan bahwa PHBS bukan hanya kebutuhan kesehatan, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat. Persepsi yang terlihat bukan hanya didasari pada pengetahuan dan kepercayaan saja, akan tetapi terdapat hal lain yang menjadi dasar persepsi yaitu rasa aman, nyaman, dan ekonomi dalam penerapan PHBS.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Pengetahuan, Kepercayaan, Perilaku Hidup Bersih, Perilaku Hidup Sehat |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 02:27 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 02:27 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66544 |
