Marbun, Yunita (2025) KESEMBRONOAN TUTURAN DARK JOKES SOMASI PADA KANAL YOUTUBE DEDDY CORBUZIER. Undergraduate thesis, UNIMED.
2183210031_Cover.pdf
Download (40kB)
2183210031_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (377kB)
2183210031_Abstrak.pdf
Download (174kB)
2183210031_Kata_Pengantar.pdf
Download (130kB)
2183210031_Daftar_Isi.pdf
Download (94kB)
2183210031_Daftar_Tabel.pdf
Download (63kB)
2183210031_Daftar_Lampiran.pdf
Download (33kB)
2183210031_BAB_I.pdf
Download (464kB)
2183210031_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (519kB)
2183210031_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
2183210031_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2183210031_Daftar_Pustaka.pdf
Download (127kB)
2183210031_Daftar_Pustaka.pdf
Download (127kB)
2183210031_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja bentuk tuturan dark jokes dan bentuk kesembronoan berbahasa dark jokes dalam 7 video Somasi pada kanal YouTube Deddy Corbuzier dengan menggunakan kajian pragmatik kesembronoan
berbahasa oleh Bousfield. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana kesembronoan dapat menciptakan efek humor yang efektif namun dapat menimbulkan kontroversi yang bergantung pada bagaimana penonton
materi humor tersebut. Sumber data dalam penelitian ini dibatasi pada 7 video Somasi yang terdapat pada kanal YouTube Deddy Corbuzier. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang melibatkan pengumpulan data dari
transkrip video Somasi yang berisi yang berisi tuturan dark jokes. Setelah itu, tuturan dark jokes akan dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi penggunaan kesembronoan berbahasa dan konteks penggunaannya. Teknik
analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif yang terbagi dalam dua tahap yaitu reduksi data dan interpretasi data. Melalui kajian pragmatik kesembronoan Bousfield, dalam 7 video Somasi ditemukan bentuk ketidakpekaan
sebagai bentuk tuturan dark jokes dengan data terbanyak yaitu berjumlah 21 tuturan, paradoks sebanyak 18 tuturan, absurditas sebanyak 14 tuturan, dan kekejaman sebanyak 6 tuturan. Ditemukan bentuk kesembronoan berbahasa dark
jokes pada bagian serangan terhadap muka negatif terdapat 3 subkategori yaitu
sinisme dengan ejekan sebanyak 22 tuturan, merendahkan dengan gurauan
sebanyak 11 tuturan, dan menggoda dengan gurauan sebanyak 1 tuturan. Pada
bagian serangan terhadap muka positif terdapat 2 subkategori yaitu plesetan
dengan gurauan sebanyak 10 tuturan, dan mengejek dengan gurauan sebanyak 7
tuturan. Pada bagian pengabaian norma kesopanan terdapat subkategori asosiasi
dengan ungkapan tabu sebanyak 14 tuturan. Pada bagian penggunaan strategi
ambigu terdapat 2 subkategori yaitu kepura-puraan dengan gurauan sebanyak 7
tuturan, dan asosiasi dengan gurauan sebanyak 23 tuturan. Tema sensitif yang
diangkat dalam dark jokes meski ditujukan untuk hiburan, seringkali berisiko
menimbulkan ketidaknyamanan, salah tafsir, atau bahkan konflik, apalagi jika
tidak semua penonton memahami konteks humor yang disampaikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Humor gelap; kesembronoan berbahasa; tuturan |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0080 Criticism P Language and Literature > PN Literature (General) > PN4699 Journalism. The periodical press, etc. |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Mrs Yuni Chairani |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 05:31 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 05:31 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/65968 |
