Ningsih, Hartati (2018) PENGEMBANGAN DAN PERBANDINGAN METODE DUSTING SERBUK GAMBIR DAN METODE CYANOACRYLATE FUMING SEBAGAI VISUALISASI SIDIK JARI LATEN. Undergraduate thesis, UNIMED.
1. NIM. 4141210012 COVER.pdf
Download (64kB)
2. NIM. 4141210012 APPROVAL SHEET.pdf
Download (190kB)
3. NIM. 4141210012 ABSTRACT.pdf
Download (61kB)
4. NIM. 4141210012 PREFACE.pdf
Download (196kB)
5. NIM. 4141210012 TABLE OF CONTENT.pdf
Download (112kB)
6. NIM. 4141210012 TABLES.pdf
Download (58kB)
7. NIM. 4141210012 ILLUSTRATION.pdf
Download (60kB)
8. NIM. 4141210012 APPENDICES.pdf
Download (58kB)
9. NIM. 4141210012 CHAPTER I.pdf
Download (272kB)
10. NIM. 4141210012 CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
11. NIM. 4141210012 CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
12. NIM. 4141210012 CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
13. NIM. 4141210012 CHAPTER V.pdf
Download (112kB)
14. NIM. 4141210012 BIBLIOGRAPHY.pdf
Download (588kB)
15. NIM. 4141210012 ENCLOSURE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Sidik jari merupakan bagian terpenting dari penyelidikan forensik. Sidik jari unik untuk setiap individu dan permanen, yang berfungsi untuk mengidentifikasi seseorang. Beberapa metode digunakan untuk pengembangan visualisasi sidik jari laten. Sidik jari laten merupakan bekas telapak jari, telapak tangan maupun telapak kaki yang tertinggal pada permukaan benda-benda yang dapat dilihat oleh mata maupun tidak. Penelitian ini menggunakan metode dusting dan metode cyanoacrylate fuming. Metode dusting dilakukan dengan cara memoleskan serbuk gambir pada media kaca preparat, aluminium foil, plastik transparan, gelas plastik dan permukaan CD pada 30 sampel yang terdiri dari beberapa variasi suku yaitu anak kembar, suku Batak, Jawa dan Melayu. Ukuran serbuk yang digunakan pada metode dusting serbuk gambir adalah ukuran 60, 80, 100 dan 200 mesh. Metode cyanoacrylate fuming dilakukan dengan cara meletakkan lem super ke dalam wadah aluminium kemudian diletakkan ke dalam chumber tertutup yang didalamnya terdapat beberapa media yang mengandung sebum/minyak. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga Juli 2018 di laboratorium Kimia UNIMED. Hasil penelitian metode dusting serbuk gambir adalah sidik jari yang terbentuk berwana kecoklatan dan memberikan hasil dengan kontras warna yang jelas dengan menggunakan serbuk ukuran 100 dan 200 mesh. Sedangkan metode cyanoacrylate fuming membentuk polimer putih atau dikenal dengan polyethylcyanoacrylate (PECA). Bentuk/pola yang diperoleh dari sampel mempunyai pola sebagai berikut: radial loop (16,6%), ulnair loop (63,3%), tented arch (1,6%), twinted loop (1,6) dan plain whorl (16,6%). Berdasarkan waktu uji yang dilakukan sidik jari bertahan sampai lebih 7 (tujuh) hari menggunakan metode dusting serbuk gambir jika dibandingkan dengan menggunakan metode cyanoacrylate fuming yang menghasilkan warna putih dan permanen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Pengembangan, perbandingan, metode dusting, cyanoacrylate fuming dan sidik jari laten |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 02:23 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 02:23 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/65948 |
