Ginting, Deni Yanita (2018) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN LANCING (Solanum mauritianum) TERHADAP KADAR GULA DARAH MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ALOKSAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
01. NIM. 4143220006 COVER_docx.pdf
Download (37kB)
02. NIM. 4143220006 LEMBAR PENGESAHAN_docx.pdf
Download (2MB)
03. NIM. 4143220006 RIWAYAT HIDUP_doc.pdf
Download (41kB)
04. NIM. 4143220006 ABSTRAK, ABSTRACT_doc.pdf
Download (71kB)
05. NIM. 4143220006 KATA PENGANTAR_doc.pdf
Download (69kB)
06. NIM. 4143220006 DAFTAR ISI_doc.pdf
Download (66kB)
07. NIM. 4143220006 DAFTAR TABEL_doc.pdf
Download (38kB)
08. NIM. 4143220006 DAFTAR GAMBAR_doc.pdf
Download (38kB)
09. NIM. 4143220006 DAFTAR LAMPIRAN_doc.pdf
Download (38kB)
10. NIM. 4143220006 BAB I_doc.pdf
Download (126kB)
11. NIM. 4143220006 BAB II_doc.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (20MB)
12. NIM. 4143220006 BAB III_doc.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
13. NIM. 4143220006 BAB IV_doc.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
14. NIM. 4143220006 BAB V_doc.pdf
Download (39kB)
15. NIM. 4143220006 DAFTAR PUSTAKA_doc.pdf
Download (132kB)
16. NIM. 4143220006 LAMPIRAN_doc.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (42MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun Lancing (Solanum mauritianum) terhadap kadar glukosa darah (KGD) pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi Aloksan. Jenis penelitian adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 25 ekor mencit jantan (Mus musculus) strain BALB-C yang dibagi dalam lima kelompok: kontrol negatif/ non diabetes melitus/non DM (K1), kontrol positif/DM (K2) kelompok DM yang diberi EEDL 7,14 mg/20 gr BB (K3), kelompok DM yang diberi EEDL 14,28 mg/20 gr BB (K4), dan kelompok DM yang diberi EEDL 28,56 mg/20 gr BB (K5). Kondisi diabetes melitus pada mencit K2, K3, K4 dan K5 diperoleh dengan induksi aloksan dosis 100 mg/kg BB secara oral menggunakan sonde lambung. Pengukuran kadar gula darah dilakukan menggunakan glukometer (Easy touch GCU) dan strip test (Easy touch GCU strip test) tiga hari setelah dinduksi aloksan. Mencit dengan KGD ≥ 176 mg/dl dinyatakan mengalami diabetes. Kemudian mencit DM (kecuali K2) diberi EEDL setiap hari sekali selama 7 hari secara oral menggunakan jarum sonde lambung. Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarutetanol 96%. Pengukuran kadar gula darah dan berat badan dilakukan setiap hari pada pagi hari. Data KGD yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANAVAsatu arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey enggunakan SPSS 20.0. Hasil menunjukkan EEDL dosis 7,14 mg/20 grBB dan dosis 14,28 mg/20 grBB mampu menurunkan KGD mencit diabetes secara signifikan (P<0.05), namun EEDL dosis 28,56 mg/20 grBB tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan KGD mencit DM.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Solanum mauritianum, Aloksan, Kadar Gula Darah |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 02:47 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 02:47 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/65878 |
