Sri Milawarni, Tambunan (2017) PERBEDAAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS DAN TIPE STAD DI KELAS VIII SMP NEGERI 17 MEDAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
1. COVER SKRIPSI.pdf - Published Version
Download (39kB) | Preview
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version
Download (156kB) | Preview
3. RIWAYAT HIDUP.pdf - Published Version
Download (34kB) | Preview
4. ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (272kB) | Preview
5. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version
Download (290kB) | Preview
6. DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (217kB) | Preview
7. DAFTAR TABEL.pdf - Published Version
Download (113kB) | Preview
8. DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (104kB) | Preview
9. BAB 1.pdf - Published Version
Download (434kB) | Preview
13. BAB V.pdf - Published Version
Download (142kB) | Preview
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (142kB) | Preview
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) lebih tinggi daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada materi teorema pythagoras di kelas VIII SMPN 17 Medan. Jenis penelitian ini adalah ekperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Semester Ganjil SMPN 17 Medan yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah keseluruhan 68 orang. Penentuan sampel dilakukan secara acak untuk menentukan kelas yang diberi perlakuan TPS dan kelas yang diberi perlakuan STAD yaitu kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen I (kelas yang diberi perlakuan TPS) yang terdiri dari 34 orang dan kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen II (kelas yang diberi perlakuan STAD) yang terdiri dari 34 orang. Yang menjadi objek penelitian ini adalah perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan tipe STAD. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang telah divalidasi dalam bentuk uraian. Dari hasil penelitian yang diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen 1 dengan model TPS diperoleh skor rata-rata pretest sebesar 11,4117647 dan posttest sebesar 25,7647059 serta memiliki peningkatan sebesar 0,778625174 dan kelas eksperimen 2 dengan model STAD diperoleh skor rata-rata pretest sebesar 11dan posttest sebesar 23,4705882 serta memiliki peningkatan sebesar 0,667001871. Hasil uji t dua pihak dengan dk = 66 dan α = 0,05, diperoleh thitung = 2,011 dan ttabel = 1,669 sehingga thitung ttabel yaitu 2,011 1,669 maka Ha diterima, dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share(TPS) lebih tinggi daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD).
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Additional Information: | SK-2017 MAT 109 |
Keywords: | TPS, STAD, PEMECAHAN MASALAH |
Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools Q Science > QA Mathematics |
Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika |
Depositing User: | Mr Maknun |
Date Deposited: | 10 Aug 2017 10:17 |
Last Modified: | 11 Aug 2017 08:47 |
URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/25585 |