PERBEDAAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI MAHASISWA BARU MELALUI JALUR UNDANGAN DENGAN JALUR SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SBMPTN) FIK UNIMED 2013

Siregar, Maruli tua (2013) PERBEDAAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI MAHASISWA BARU MELALUI JALUR UNDANGAN DENGAN JALUR SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SBMPTN) FIK UNIMED 2013. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
609210030 COVER.pdf - Published Version

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609210030 PENGESAHAN SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609210030 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609210030 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609210030 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609210030 BAB I.pdf - Published Version

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609210030 BAB V.pdf - Published Version

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609210030 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (10kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan informasi tentang perbedaan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa baru melalui jalur undangan dengan jalur SBMPTN FIK Unimed Tahun 2013. Metode penelitian adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa baru melalui jalur undangan dengan jalur SBMPTN FIK Unimed Tahun 2013 yang berjumlah 350 orang. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 310 dengan tehnik sampel bersyarat dengan mengambil 2 kelompok sampel yaitu kelompok mahasiswa melalui jalur undangan dengan jalur SBMPTN. Seluruh sampel terdiri dari putra dan putri yang selanjutnya akan menjalani tes kebugaran jasmani. Instrumen penelitian menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk umur 16-19 tahun, untuk melihat masing-masing perbedaan. Hasil analisis data yang didapat bahwa siswa yang melalui jalur Undangan (𝑋 = 15,77), untuk kategori Baik (B) = 24% (35 orang), kategori Sedang (S) = 56% (83 orang), kategori Kurang (K) = 20% (30 orang). Sedangkan untuk mahasiswa jalur SBMPTN, nilai rata-rata (𝑋 = 16,09 ), untuk kategori Baik (B) = 23% (38 orang), kategori Sedang (S) = 62% (100 orang), kategori Kurang (K) = 15% (24 orang). Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dengan perhitungan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, maka diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 1.28 selanjutnya jumlah tersebut dibandingkan dengan jumlah 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙= 1,24 dengan dk 308 (ΣX - 2) pada taraf signifikan ∝ =0,05 adalah 1,24 dengan demikian 𝑡ℎ >𝑡𝑡 (1,28 > 1,24), sehingga (Hipotesis nol) Ho ditolak tetapi Ha (Hipotesis alternatif) diterima, dan dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa baru melalui jalur Undangan dengan Jalur SBMPTN FIK Unimed Tahun 2013. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kebugaran jasmani mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN lebih baik tingkat kebugaran jasmaninya dibandingkan dengan jalur undangan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorJumadin, 19560103 198103 1 005
Call Number: 613.7 Sir p
Keywords: Jalur SBMPTN; Jalur undangan; FIK UNIMED; Kebudayaan jasmani; Unsur - unsur kebudayaan jasmani.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV201 Physical education and training
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Depositing User: Mrs Silfayani Siregar
Date Deposited: 09 Aug 2016 09:57
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/9075

Actions (login required)

View Item View Item