EKSISTENSI TARI MONCAK PADA MASYARAKAT TAPANULI SELATAN.

Daulay, Ina Refida (2016) EKSISTENSI TARI MONCAK PADA MASYARAKAT TAPANULI SELATAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1.NIM.2113340023 COVER.pdf - Published Version

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2.NIM. 2113340023 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (527kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 2113340023 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 2113340023 PREPACE.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 2113340023 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM.2113340023 TABLE.pdf - Published Version

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM. 2113340023 ILLUSTRATIONS.pdf - Published Version

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM. 2113340023 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (532kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12 NIM. 2113340023 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM. 2113340023 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (223kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian mengenai Eksitensi Tari Moncak pada Masyarakat Tapanuli Selatan. Tujuan pnelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Eksitensi Tari Moncak pada Masyarakat Tapanuli Selatan. Dalam pembahasan penulisan ini, digunakan teori-teori yang berhubungan dengan topik penulisan, seperti pengertian Tari Moncak, sejarah Tari Moncak, dan teori eksistensi. Metode yang digunakan untuk membahas ekistensi Tari Moncak pada Masyarakat Tapanuli Selatan adalah metode deskriptif kualitatif. Populasi pada penelitian ini sekaligus menjadi sampel penelitian yaitu tokoh adat, seniman dan penari. Teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil Penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa Tari Moncak pada Masyarakat Tapanuli Selatan merupakan kronologis dari sebuah pristiwa seseorang yang bernama Siraja Lottung yang bertarung dengan babiat (harimau). Sejauh ini, belum diketahui pasti pada abad berapa Moncak ini mulai ada di Tapanuli Selatan, belum dapat ditemukan catatan-catatan tentang awal mula kehadiran Moncak di Tapanuli Selatan. Akan tetapi para orang tua atau seniman tokoh masyarakat Tapanuli Selatan mengatakan Moncak sudah ada sebelum Islam masuk kedaerah Tapanuli Selatan yaitu pada abad ± 800 tahun. Dan pada ± 1960 tahun samapai dengan ±1980 tahun Moncak dihadirkan sebagai sarana hiburan dan diperkenalkan kepada masyarakat Tapanuli Selatan. Pada pertarungan ini lawan dari Pamoncak (pemain Moncak) bukan lagi bertarung dengan babiat (harimau) tetapi bertarung dengan manuasia yaitu sesama pemain Moncak. setelah perkembangan zaman Moncak dihadirkan menjadi tari yaitu Tari Moncak yang memiliki alur cerita dan iringan musik, dimana Masyarakat Tapanuli Selatan sendiri tidak mengetahui siapa yang menggarap Moncak ini menjadi Tari Moncak dan pada tahun berapa Moncak dihadikan menjadi Tari Moncak. Acara tari Moncak ini sering dipergelarkan sebagai sarana hiburan rakyat ditanah lapang sebuah desa pada hari raya Idul Fitri. Pergelaran ini dilakukan pada sore hari dihari pertama Idul Fitri setiap hari hingga sekitar sepekan lamanya. Ada beberapa orang pemuda yang sering-sering disebut dengan pamoncak (seorang yang mahir atau hobbi sebagai ahli Moncak).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorPrastiawan, Inggit196312151991031002
Call Number: SK-2016 TARI 001
Keywords: Eksistensi; Tari; Moncak
Subjects: M Music and Books on Music > ML Literature on music
M Music and Books on Music > ML Literature on music > ML3400 Dance music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 26 Apr 2016 07:33
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/4669

Actions (login required)

View Item View Item