Analisis Lintasan Berpikir Siswa SMA Negeri 1 Panyabungan Timur dalam Menyelesaikan Masalah Spasial pada Model Problem Based Learning

Nasution, Insyirah Azwarni (2019) Analisis Lintasan Berpikir Siswa SMA Negeri 1 Panyabungan Timur dalam Menyelesaikan Masalah Spasial pada Model Problem Based Learning. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 8176171015 COVER.pdf - Published Version

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 8176171015 APROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 8176171015 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 8176171015 PREFACE.pdf - Published Version

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 8176171015 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM 8176171015 TABLES.pdf - Published Version

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM 8176171015 ILLUSTRATION.pdf - Published Version

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM 8176171015 APPENDICES.pdf - Published Version

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. NIM 8176171015 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (722kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM 8176171015 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (289kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14. NIM. 8176171015 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (398kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui hasil tes kemampuan spasial siswa pada model problem based learning 2) mengetahui lintasan berpikir siswa SMA Negeri 1 Panyabungan Timur dalam menyelesaikan masalah spasial pada model problem based learning. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas XII MIA SMA Negeri 1 Panyabungan Timur sebanyak 30 orang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian adalah tes kemampuan spasial dan pedoman wawancara. Subjek untuk wawancara dipilih sebanyak 6 orang berdasarkan dengan tingkat kemampuan spasial matematisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat kemampuan spasial pada siswa berkemampuan tinggi memiliki proporsi tertinggi yaitu sebanyak 10 siswa, diikuti pada siswa berkemampuan sedang 14 siswa dan berkemampuan rendah sebanyak 6 siswa. Jadi, persentase tingkat kemampuan spasial siswa dengan kemampuan ‘tinggi’ sebanyak 33,3%; kemampuan ‘sedang’ sebanyak 46,6%; dan kemampuan ‘rendah’ sebanyak 20%. 2) Tahapan lintasan berpikir yang dimiliki oleh siswa sesuai dengan hasil dan temuan pada penelitian ini adalah visualisasi, analisis, deduksi informal, deduksi dan rigor yang akan dilewati sebagai titik lintasan berpikir siswa. Pada lintasan berpikir untuk siswa yang berkemampuan spasial tinggi biasanya dapat memahami dan menjawab soal dengan waktu yang relatif lebih cepat untuk soal yang paling mudah dan sulit. Sedangkan untuk siswa yang yang memiliki kemampuan spasial sedang dapat menyelesaikan soal yang mudah dengan cepat akan tetapi mengalami kesulitan pada soal yang sulit, siswa juga berusaha memahami dan menjawab soal yang diberikan dengan waktu yang agak cepat. Dan siswa yang memiliki tingkat kemampuan spasial yang rendah cukup lama untuk soal yang paling mudah apalagi yang sulit.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorSyahputra, Edinidn0021015706
Thesis advisorAhyaningsih, Faiznidn0026066606
Call Number: 510.072 Nas a
Keywords: Kemampuan Spasial; Problem Based Learning; Lintasan Berpikir Siswa.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education > LB2361 Curriculum
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Program Pasca Sarjana > Pendidikan Matematika
Depositing User: Mrs Catur Dedek Khadijah
Date Deposited: 19 Mar 2020 07:26
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/38995

Actions (login required)

View Item View Item