THE TRANSLATION OF SI SAMPURAGA FROM MANDAILINGNESE INTO ENGLISH WITH REFERENCE TO SYSTEMIC FUNCTIONAL LINGUISTICS PERSPECTIVE AND MEANING-BASED TRANSLATION APPROACH

Nasution, Aisyah Noor (2012) THE TRANSLATION OF SI SAMPURAGA FROM MANDAILINGNESE INTO ENGLISH WITH REFERENCE TO SYSTEMIC FUNCTIONAL LINGUISTICS PERSPECTIVE AND MEANING-BASED TRANSLATION APPROACH. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
8106111044 - ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106111044 - KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106111044 - DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106111044 - BAB I.pdf - Published Version

Download (314kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106111044 - BAB V.pdf - Published Version

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106111044 - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (279kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan peranan Sistemik Fungsional Linguitik (SFL) dalam terjemahan cerita rakyat Si Sampuraga dari bahasa Mandailing kedalam bahasa Inggris, bagaimana bahasa berperan, diorganisasikan dan fungsi social apa yang diberikan. Deskriptif kualitatif adalah acuan dari penelitian ini. Data yang dianalisis adalah cerita rakyat Si Sampuraga yang dikutip dari buku Maulana Syamsuri. Cerita rakyat ini terdiri dari 5 halaman, 62 kalimat, dan 197 klausa. Analisis data dimulai dengan menerjemahkan setiap kata dari bahasa Mandailing kedalam bahasa Inggris, kemudian membandingkannya dengan teks asli dari buku. Dari hasil analisis, terdapat 35 kalusa yang tidak diterjemahkan oleh penerjemah. Ke 35 klausa ini tidak terdapat dalam teks bahasa Mandailing tetapi ditambahkan sendiri oleh penerjemah dalam teks bahassa Inggris. Hal ini terjadi karena perbedaan konteks budaya Mandailing dengan Inggris, dimana bahasa Inggris memerlukan klausa tambahan untuk menerangkan klausa yang ada dalam Mandailing. Dari hasil penelitian juga ditemukan partikel dalam bahas Mandailing yang tidak mempunyai padanan kata dalam bahasa Inggris, yaitu ma, da, bo, le. Konteks sosial dalam penelitian ini dapat dilihat dari medan, pelibat, dan sarana dari dongeng Si Sampuraga. Di satu sisi penerjemah berhasil dalam menerjemahkan cerita rakyat ini karena telah menerjemahkannya kedalam bahasa targetnya. Karena terjemahan berdasarkan makna dimana artinya tidak ada kata dalam bahasa sumber yang dapat diterjemahkan dengan sempurna kedalam bahasa targetnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorLubis, Syahron195110131976031001
Thesis advisorSaragih, Amrin195501131982031001
Call Number: 499.221 Nas t
Keywords: Folktale; Mandailingnese; Linguistics; Translation; System meaning; Social semiotic; Textual component
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GR Folklore > GR72 Folk literature (General) including folktales, legends
L Education > LA History of education > LA410 Other regions or countries
Divisions: Program Pasca Sarjana > Linguistik Terapan Bahasa Inggris
Depositing User: Mrs Yuni Chairani
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/3680

Actions (login required)

View Item View Item