PEKERJA ANAK DI PERKEBUNAN TEMBAKAU : (STUDI ANTROPOLOGIS TENTANG ASPEK SOSIAL BUDAYA KEHIDUPAN PEKERJA ANAK DI PERKEBUNAN TEMBAKAU DI DELI SERDANG)

Iqbal, Mhd (2010) PEKERJA ANAK DI PERKEBUNAN TEMBAKAU : (STUDI ANTROPOLOGIS TENTANG ASPEK SOSIAL BUDAYA KEHIDUPAN PEKERJA ANAK DI PERKEBUNAN TEMBAKAU DI DELI SERDANG). Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1500072188530011 abstrak.pdf - Published Version

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1500072188530011 kata pengantar.pdf - Published Version

Download (740kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1500072188530011 bab I.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
1500072188530011 bab V.pdf - Published Version

Download (561kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menggali dan menarasikan pandangan budaya masyarakat Klumpang Kebun mengenai nilai anak dalam kaitannya dengan fenomena pekerja anak di perkebunan tembakau; Mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi anak sehingga anak telibat dalam pekerjaan di perkebunan serta strategi altematif yang bisa dilakukan untuk menanggulangi keterlibatan anak bekerja di kebun tembakau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian diperoleh melalui observasi partisipasi dan wawancara. Proses penggalian data dilakukan di Desa Klumpang kebun kabupaten Deli Serdang selama 3 (tiga) bulan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisa dengan pendekatan etnografis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keberadaan anak di komunitas karyawan atau buruh kebun tembakau terutama masyarakat di Klumpang Kebun memiliki arti penting secara sosial budaya sebagai perwujudan -nilai anak yang harus membantu orang ma. Sedangkan fenomena anak bekerja di kebun tembakau dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor sosial budaya, Ekonomi dan faktor lemahnyanya pengawasan atas penegakan aturau. Sena juga nilai budaya masyarakat Jawa sebagai etnis mayoritas di Klumpang Kebun menyanglcut nilai anak dan profil ideal anak secara kultural ikut membudayakan praktek mempekerjalcan anak di Kebun. (2) berdasarkan temuan penelitian ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu; (a) secara sosial kultural, upaya mengatasi atau menghilangkan fenomena anak bekerja di kebun tembakau adalah dengan melakukan perubahan pola pikir dan nilai anak di masyarakat, (b) perbaikan ekonomi keluarga karyawan kebun melalui peninglcatan upah atau dengan diversifikasi okupasi sampingan yang memperhatikan potensi sumberdaya yang ada di sekitar dan (c) mendorong pihak perkebunan untuk mengintersiensi keberadaan anak bekerja di kebun melalui pengawasan atas penegakan aturan.Hal yang bisa direkomenclasikan berdasarlcan penelitian ini adalah bahwa untuk mengatasi persoalan anak bekerja di perkebunan tembakau harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek strukural, perbaikan ekonomi keluarga karyawan kebun dan intervensi pihak perkebunan pada keberadaan anak bekerja serta secara kultural, penyebaran nilai dan ide baru tentang hak-hak anak yang harus dilindungi.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorTampubolon, JongkersUNSPECIFIED
Thesis advisorFachruddin, ChalidaUNSPECIFIED
Call Number: 305.235 Iqb p
Keywords: Pekerja anak; Tembakau; Antropologis; Sosial; Budaya
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Program Pasca Sarjana > Antropologi Sosial
Depositing User: Mr Fifri Juanda Harahap
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2927

Actions (login required)

View Item View Item