PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN KELAS XI TKR SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN TAHUN AJARAN 2017/2018

Sanjaya, Hadi (2017) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN KELAS XI TKR SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN TAHUN AJARAN 2017/2018. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 COVER.pdf - Published Version

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (461kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 APPENDICES.pdf - Published Version

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 PREFACE.pdf - Published Version

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 TABLES.pdf - Published Version

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 ILLUSTRATION.pdf - Published Version

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 5131122003 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (207kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan pada kompetensi dasar memahami dan memelihara kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman, dan kelengkapan tambahan kendaraan ringan dikelas XI TKR 2 SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Prosedur penelitian dikemas dalam dua siklus yang masing – masing siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : tahap perencanaan (planning), tahap tindakan (acting), tahap pengamatan (observing), dan tahap refleksi (reflecting). Data penelitian diambil dari tes essay, jobsheet, dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukan aktivitas belajar siswa pada siklus I selama proses pembelajaran selalu mengalami peningkatan dari pertemuan ke pertemuan. Terdapat 21 siswa (65,65%) dikategorikan sangat aktif pada pertemuan pertama, dan hanya 2 siswa (6,25%) dikategorikan tidak aktif. Pada pertemuan kedua mengalami peningkatan menjadi 22 siswa (68,75%) dikategorikan sangat aktif, dan tidak ada siswa yang termasuk dalam kategori tidak aktif. Pada pertemuan ketiga seluruh siswa dinyatakan aktif dengan pembagian 22 siswa (66,67%) dikategorikan sangat aktif, dan 11 siswa (33,33%) dikategorikan aktif. Dan pada pertemuan terakhir siklus I (pertama) sebanyak 25 siswa (74,76%) dikategorikan sangat aktif, dan sisanya sebanyak 8 siswa (24,24%) dikategorikan aktif. Pada siklus II juga selalu mengalami peningkatan dari pertemuan ke pertemuan. Terdapat 26 siswa (83,87%) dikategorikan sangat aktif pada pertemuan kelima, dan terdapat 5 siswa (16,12%) dikategorikan aktif. Pada pertemuan ke-enam dan ketujuh memiliki jumlah aktivitas yang sama yaitu 27 siswa (81,81%) dikategorikan sangat aktif, dan terdapat 6 siswa (18,18%) dikategorikan aktif. Dan pada pertemuan terakhir siklus II (kedua) sebanyak 30 siswa (90,9%) dikategorikan sangat aktif, dan sisanya sebanyak 3 siswa (9,09%) dikategorikan aktif. Untuk mengetahui hasil belajar maka dilakukan penilaian pada dua ranah yaitu ranah pengetahuan dan ranah keterampilan, untuk menentukan kelulusan maka siswa diharuskan lulus pada kedua ranah. Hasil belajar siswa pada siklus I (satu) jumlah siswa yang lulus/tuntas sebanyak 28 (84,84%) siswa dan meningkat pada siklus II (dua) sebanyak 31 (93,93%) siswa, melebihi target sebesar 90% siswa dinyatakan lulus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan di kompetensi dasar memahami dan memelihara kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman, dan kelengkapan tambahan kendaraan ringan kelas XI TKR 2 SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan tahun ajaran 2017/2018

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorSuherman, 195507011983031004
Call Number: SK-2017 OTM 035
Keywords: Pembelajaran ; masalah ; hasil ; aktivitas ; siswa
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK9900 Electricity for amateurs. Amateur constructors' manuals
Divisions: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 29 Dec 2017 10:15
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/28056

Actions (login required)

View Item View Item