PENGARUH AKTIFITAS FISIK MAKSIMAL TERHADAP HITUNG JENIS LEUKOSIT PADA MAHASISWA JURUSAN ILMU KEOLAHRAGAAN

Tumanggor, Jauhari (2017) PENGARUH AKTIFITAS FISIK MAKSIMAL TERHADAP HITUNG JENIS LEUKOSIT PADA MAHASISWA JURUSAN ILMU KEOLAHRAGAAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 COVER.pdf - Published Version

Download (39kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (504kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 BAB I.pdf - Published Version

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 BAB V.pdf - Published Version

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 6103210012 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (143kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktifitas fisik maksimal terhadap hitung jenis leukosit pada mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan 2014 (semester 5) yang berjumlah 29 orang dengan metodologi eksperimen semu, yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan A 2014 (semester 5) jurusan olahraga Universitas Negeri Medan (UNIMED). Setiap data yang didapat terlebih dulu ditentukan distribusinya dengan uji Normalitas. Apa bila data berdistribusi normal akan dilakukan uji t berpasangan dengan α = 0,05, untuk melihat perbedaan hitung leukosit dan hitung jenis sel leukosit antara sebelum dan sesudah aktifitas fisik maksimal sedangkan apabila data berdistribusi tidak normal akan dilanjutkan dengan uji non parametrik. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hitung jenis leukosit sebelum dan sesudah AFM, eosinofil (5,40 ±5,835 – 7,90 ± 8,975). Terjadi peningkatan hitung jenis leukosit sebelum dan sesudah AFM, neutrofil batang (1,40± 0,516 – 2,00 ± 1,054). Terjadi penurunan hitung jenis leukosit sebelum dan sesudah AFM, neutrofil segmen (62,60 ± 5,680 – 41,30 ± 7,602). Terjadi peningkatan hitung jenis leukosit sebelum dan sesudah AFM, limfosit (25,50 ± 3,779 – 42,60 ± 5,275). Terjadi peningkatan hitung jenis leukosit sebelum dan sesudah AFM, monosit (5,10 ± 0,994 – 6,20 ± 1,932). Sedangkan hitung jenis basofil tidak terjadi perubahan. Aktifitas fisik maksimal dapat meningkatkan hitung jenis eosinofil, neutrofil batang, limfosit dan monosit dan aktifitas fisik maksimal dapat menurunkan neutrofil segmen, sedangkan hitung jenis basofil tidak ada perubahan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorSinaga, Fajar Apollo196902212002121002
Call Number: SK-2017 IKOR 005
Keywords: Aktifitas fisik maksimal, Hitung jenis leukosit
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV201 Physical education and training > GV450 Nudism. Sunbathing
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 20 Apr 2017 02:38
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/24142

Actions (login required)

View Item View Item