PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT ALAT UKUR YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE AMATCH DENGAN MODEL KONVENSIONAL SISWA KELAS X TEKNIK PENGELASAN SMK NEGERI 13 MEDAN T.A. 2013/2014

Meilisa, Wina (2014) PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT ALAT UKUR YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE AMATCH DENGAN MODEL KONVENSIONAL SISWA KELAS X TEKNIK PENGELASAN SMK NEGERI 13 MEDAN T.A. 2013/2014. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (495kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK .pdf - Published Version

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI .pdf - Published Version

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. BAB I.pdf - Published Version

Download (562kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. BAB V.pdf - Published Version

Download (238kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (170kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil belajar Mata Diklat Alat Ukur pada pokok bahasan Menggunakan Alat Ukur Dasar yang diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Make A Match siswa kelas X Teknik Pengelasan SMK Negeri 13 Medan tahun ajaran 2013/2014.Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X bidang keahlian Teknik Pengelasan SMK Negeri 13 Medan tahun ajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X yang berjumlah 68 orang yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas Eksperimen dan kelas Konvensional. Teknik pengambilan sampel digunakan dengan cara teknik random, dimana yang terpilih sebagai kelas eksperimen (kelas yang menggunakan Model Kooperatif Tipe Make A Match ) adalah kelas X yang berjumlah 35 siswa, sedangkan yang terpilih sebagai kelas konvensional (kelas yang menggunakan Model Konvensional) adalah kelas X yang berjumlah 33 siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Teknik pengumpulan data dijaring dengan menggunakan uji coba instrumen yang berjumlah 35 butir soal terdapat 31 butir soal yang valid dan 4 butir soal yang tidak valid, yaitu no 3,4,15,35. Dari analisi data didapat Hasil belajar siswa pada pokok bahasan Menggunakan Alat Ukur Dasar yang diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Make A Match memiliki skor rata-rata 24.3 sedangkan dengan menggunakan Model Konvensional memiliki skor rata-rata 20,9. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Make A Match lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan Model Konvensional pada mata diklat Alat Ukur di kelas X SMK Negeri 13 Medan Tahun Ajaran 2013/ 2014, hal ini dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana thitung > ttabel yaitu 4.332> 1,6.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
UNSPECIFIEDHamid, Abdul195802221981031001
Call Number: 621.977 071 9 Mei p
Keywords: Model Pembelajaran Kooperatif; Make a Match; Konvensional; Alat Ukur; Hasil Belajar
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Depositing User: astina hartono lubis
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/19090

Actions (login required)

View Item View Item