PERANAN MUSIK PADA UPACARA PERAYAAN CAP GO MEH DALAM BUDAYA MASYARAKAT TIONGHOA DI KOTA MEDAN

Simanjuntak, Desy Christinaria (2013) PERANAN MUSIK PADA UPACARA PERAYAAN CAP GO MEH DALAM BUDAYA MASYARAKAT TIONGHOA DI KOTA MEDAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
208142096 COVER.pdf - Published Version

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142096 LEMBAR SURAT PERNYATAAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142096 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142096 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (172kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142096 DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142096 DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142096 BAB I.pdf - Published Version

Download (528kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142096 BAB V.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142096 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (169kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peranan musik pada upacara perayaan Cap Go Meh dalam budaya masyarakat Tionghoa di kota Medan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peranan musik pada upacara perayaan Cap Go Meh dan tata upacara perayaannya. Penelitian ini juga diharapakan bermanfaat sebagai bahan masukan dan sumber informasi bagi peneliti maupun pembaca nantinya. Kerangka teoritis yang dipakai dalam penelitian ini adalah pengertian peranan, pengertian musik, pengertian upacara atau perayaan, budaya masyarakat Tionghoa dan pengertian Cap Go Meh. Kerangka konseptual adalah gejala penting dalam penelitian sehingga dapat disimpulkan musik merupakan suatu hal yang berkembang searah kehidupan sepanjang sejarah peradaban manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di lingkungan masyarakat Tionghoa yang merayakan Cap Go Meh yang ada disekitar kota Medan. Waktu penelitian pada bulan November 2012-Januari 2013. Populasi dan sampel penelitian ini adalah masyarakat Tionghoa yang berjumlah 8 orang, seorang Suhu Kelenteng, seorang pemilik Kelenteng, semuanya berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan datanya melalui sudi kepustakaan, dokumentasi, wawancara dan observasi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diketahui bahwa perayaan Cap Go Meh dirayakan oleh penganut agama Buddha dan Khonghucu dengan cara merayakannya berbeda-beda. Peranan musik terhadap perayaan Cap Go Meh sebagai tanda dimulainya upacara sembahyang, sebagai alat memanggil dewa-dewa dan sebagai pengiring doa yang dibacakan oleh Suhu Kelenteng atau vihara. Instrumen yang dipakai yaitu gendang, gong kecil dan simbal. Selesai upacara sembahyang di tempat ibadah, masyarakat Tionghoa merayakannya dengan atraksi barongsai, tarian naga dan opera cina. Semua hiburan ini juga memakai musik sebagai alat pengiringnya, hanya ukuran alat musiknya lebih besar dibanding yang dipakai pada saat sembahyang. Makna musik pada perayaan Cap Go Meh bagi masyarakat Tionghoa adalah sebagai kebutuhan kerohanian, karena kalau tidak ada musik, upacara sembahyang tidak dapat dilaksanakan Makna musik pada perayaan Cap Go Meh bagi masyarakat umum yaitu sebagai hiburan dan budaya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorWidiastuti, Uyuni197106072005022001
Call Number: 783 Sim p
Keywords: Musik; Upacara; Perayaan; Tionghoa; Cap Go Meh; Budaya
Subjects: M Music and Books on Music > M Music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik
Depositing User: Mrs Gusti Lisa Utami
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17022

Actions (login required)

View Item View Item