MAKNA TORTOR SIBUNGA JAMBU DALAM GONDANG NAPOSO PADA MASYARAKAT BATAK TOBA

Afrianty, (2014) MAKNA TORTOR SIBUNGA JAMBU DALAM GONDANG NAPOSO PADA MASYARAKAT BATAK TOBA. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
2101142002 COVER.pdf - Published Version

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 APPROVAL.pdf - Published Version

Download (561kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 PREFACE.pdf - Published Version

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 TABLES.pdf - Published Version

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 ILLUSTRATION.pdf - Published Version

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (634kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2101142002 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (338kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa makna yang terkandung di dalam Tortor Sibunga Jambu serta sejarah terciptanya Tortor tersebut pada masyarakat Batak Toba.Landasan teoritis dalam penelitian ini berpijak pada dua teori yang dikaji, yaitu teori sejarah dan teori makna dengan kerangka konseptual sebagai penjabaran masalah yang terdapat di dalamnya.Dalam penelitian ini, penulis melakukan observasi lapangan, dengan mengambil video, dokumentasi, dan melakukan wawancara dengan narasumber, serta melengkapi data-data lewat penelitian di daerah Kabupaten Samosir dengan menjadikan seniman dan tokoh adat setempat sebagai populasi dalam penelitiannya.Hasil penelitian berdasarkan data-data yang telah terkumpul dapat diketahui bahwa Tortor Sibunga Jambu memiliki makna sebagai simbol yang menandakan kedewasaan diri pada seorang anak perempuan dalam sebuah keluarga dan menjadi tanda bagi para orang tua bahwa putri-putri mereka telah layak untuk mendapatkan pendamping hidup. Lewat penelitian ini juga dapat diketahui bahwa sejarah terciptanya Tortor Sibunga Jambu adalah pada saat acara Gondang Naposo dilaksanakan. Pada acara inilah Tortor Sibunga Jambu diciptakan. Dalam acara Gondang Naposo, kita dapat menemukan Tortor Sibunga Jambu sebagai bagian yang terdapat dalam jenis Gondang Pitta-pitta atau disebut juga Gondang Permintaan. Awalnya Tortor Sibunga Jambu ini hanya di tarikan oleh kaum perempuan saja, namun seiring dengan perkembangan zaman, kini Tortor ini sudah dapat ditarikan secara muda-mudi atau berpasangan dengan tetap bertujuan sebagai media perkenalan antara muda-mudi agar bisa saling mengenal satu sama lainnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorRahayu, Tuti196612011993032002
Call Number: 793.31 Afr m
Keywords: Tor-tor; Gondang Naposo; Masyarakat Batak Toba
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice)
M Music and Books on Music > ML Literature on music > ML3400 Dance music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari
Depositing User: Mrs Intan Nurhidayati
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/16466

Actions (login required)

View Item View Item