TARI TUAH KUKUR PADA MASYARAKAT GAYO PADA MASYARAKAT GAYO KABUPATEN ACEH TENGAH (STUDI TINJAUN TERHADAP BENTUK)

Bintang P, Magrifah Murni (2014) TARI TUAH KUKUR PADA MASYARAKAT GAYO PADA MASYARAKAT GAYO KABUPATEN ACEH TENGAH (STUDI TINJAUN TERHADAP BENTUK). Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
209342010 COVER.pdf - Published Version

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209342010 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
209342010 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (243kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209342010 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209342010 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (243kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209342010 BAB I.pdf - Published Version

Download (471kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209342010 BAB V.pdf - Published Version

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209342010 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (90kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang proses pertunjukan tari Tuah Kukur,asal usul tari Tuah Kukur, fungsi tari Tuah Kukur, Bentuk tari Tuah Kukur dan penyajian tari pada masyarakat Gayo Kabupaten Aceh Tengah. Populasi penelitian ini adalah 3 orang penari, dan 2 orang narasumber. Landasan teoritis yang digunakan adalah tentang, pengertian Asal –usul, teori fungsi, teori bentuk, dan peranan tari Tuah Kukur. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif kualitatif, di tafsirkan dan di rumuskan antara data yang satu dengan data yang lain agar data tersebut akurat cermat. Tehnik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil studi penelitian yang di lakukan maka dapat di simpulkan secara garis besar bahwa asal-usul tari Tuah Kukur pada Masyarakat Gayo kabupaten Aceh, di ciptakan oleh Alm, Saifudin Kadir dan syeh Kilang pada tahun 1958 dan pertama kali di tarikan pada saat PKA pada tahun 1960, Tercipatanya Tari Tuah Kukur terinspirasi dari kegiatan berawah, Tari Tuah Kukur memeliki beberapa fungsi yaitu: 1. Sebagai hiburan, 2. Sebagai Relaksasi dari kegiatan ekonomi, 3. Sebagai relaksasi organisasi sosial, 4. Sebagai ungkapan dan pengendoran psikologis, 5. Sebagai relaksasi ungkapan nilai estetis. Adapun susunan dan bentu tarian pada masyarakat Gayo Kabupaten aceh Tengah Yaitu: Munemah tampi morom-morom , Munoronen tampi morom-morom, Bergegure, Mumies kuen kiri Morom_-morom , Remalan morom-morom,Munemah rom,,Bergegure, Mumies kuen kiri Morom_-morom, Munemah,Bersesurak gure, Mugerbes opoh panyang,Meluahi opoh wan ikot pingang,Mubentangen upuh panyang, Mugerbes gerbes upuh panyang Mugerbes gerbes upuh panyang Menyeluk kelubung Mumio,Mukekey room, Gerakan pria: Mumangang beberu.Mumanangi beberu,Pria : Konol munengon mumilih beberu kekale nateGerakan wanita Kekemelen wanita:Bersurak “ahoy wiw, Morohen tampi tene munge bebuet Menemahulak..

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorPrasetyawan, Inggit19631215 199103 1 002
Call Number: 792.509 Bin t
Keywords: Teori Sejarah; Teori Fungsi; Teori Bentuk
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
M Music and Books on Music > ML Literature on music > ML3400 Dance music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari
Depositing User: Mrs Farida Hanum
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/15039

Actions (login required)

View Item View Item