PENENTUAN LAPISAN KERAS UNTUK PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI DAERAH PESISIR PANTAI SIALANG BUAHKABUPATEN SERDANG BEDAGAI

Selawati, Eti (2013) PENENTUAN LAPISAN KERAS UNTUK PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI DAERAH PESISIR PANTAI SIALANG BUAHKABUPATEN SERDANG BEDAGAI. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
409240008 COVER.pdf - Published Version

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
409240008 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
409240008 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
409240008 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
409240008 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
409240008 BAB I.pdf - Published Version

Download (177kB) | Preview
[img]
Preview
Text
409240008 BAB V.pdf - Published Version

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
409240008 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (167kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lapisan keras dan struktur batuan yang terdapat dibawah permukaan tanah pada daerah pesisir pantai Sialang Buah Kabupaten Serdang Bedagai berdasarkan analisa nilai resistivitasnya dengan menggunakan metode geolistrik schlumberger. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode geolistrik konfigurasi schlumberger, yang didasari dengan Hukum Ohm untuk mengetahui nilai resistivitas jenis perlapisan batuan pada tiap lapisan permukaan bumi. Dengan menginjeksikan arus melalui dua elektroda arus maka beda potensial yang muncul dapat terukur dari elektroda potensial. Variasi harga tahanan jenis akan didapatkan jika jarak masing-masing elektroda diubah, sesuai dengan konfigurasi alat yang dipakai (Metode Schlumberger) dengan nilai tahanan jenis yang terukur bukan merupakan harga sebenarnya akan tetapi merupakan nilai tahanan jenis semu (Apparent Resistivity). Data pengukuran di lapangan berupa beda potensial dan arus dapat digunakan untuk menghitung harga resistivitas semu (Apparent Resistivity) yang diperoleh dengan alat geolistrik (Resistivity meter), ARES-G4 v4.7 SN: 0609135 (Automatic Resistivity System). Kemudian data yang diperoleh dibuat gambar model penampang dua dimensi dengan menggunakan software Res2Dinv untuk menampilkan penampang kontur nilai resistivitas perlapisan batuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah peisisr pantai Sialang Buah memiliki nilai resistivitas yang sangat rendah yaitu sekitar 1,11 Ωm sampai dengan 5,23 Ωm pada lintasan pertama, 1,24 Ωm sampai dengan 2,23 Ωm pada lintasan kedua, dan 1,07 Ωm sampai dengan 1,95 Ωm pada lintasan ketiga. Berdasarkan hasil penelitian daerah pesisir pantai Sialang Buah tidak bisa dibangun gedung bertingkat karena tidak terdeteksi adanya lapisan keras dan struktur batuan pada bawah permukaan tanah. Pada pengukuran nilai resistivitas setiap lintasan memiliki ketidakpastian atau persentase kesalahan 4,2%- 21,8%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorKadri, Muhammad197911282005011002
Call Number: 622.15 Sel p
Keywords: sistem; geolistrik; schlumberger; tanah; batuan; kelistrikan batuan; resivitas tanah
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QC Physics > QC251 Heat
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: Mrs Elita Sari Sitorus
Date Deposited: 08 Apr 2016 08:34
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/10821

Actions (login required)

View Item View Item