Tumangger, Doni Alfarizi (2026) Pengaruh Penggunaan Silica Fume Dan Serbuk Kaca Pada Beton Yang Terpapar Asam Sulfat. Undergraduate thesis, UNIMED.
5193550024_Cover.pdf
Download (549kB)
5193550024_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (422kB)
5193550024_Abstrak.pdf
Download (486kB)
5193550024_Kata_Pengantar.pdf
Download (313kB)
5193550024_Daftar_Isi.pdf
Download (635kB)
5193550024_Daftar_Tabel.pdf
Download (607kB)
5193550024_Daftar_Gambar.pdf
Download (386kB)
5193550024_Daftar_Lampiran.pdf
Download (468kB)
5193550024_BAB_I.pdf
Download (847kB)
5193550024_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5193550024_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5193550024_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5193550024_BAB_V.pdf
Download (628kB)
5193550024_Daftar_Pustaka.pdf
Download (662kB)
5193550024_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Kuat tekan adalah indikator utama kemampuan beton dalam menahan beban. Namun, lingkungan agresif akibat paparan senyawa kimia alami dapat merusak durabilitas dan menurunkan performa strukturnya. Salah satu senyawa yang bersifat sangat korosif dan sering memicu penurunan kuat tekan beton adalah asam sulfat. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi potensi penggunaan silica fume sebagai pengganti sebagian semen dan serbuk kaca sebagai pengganti sebagian agregat halus guna meningkatkan kuat tekan beton yang terpapar asam sulfat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan membuat 30 benda uji silinder (15 cm x 30 cm). Variasi campuran terdiri dari silica fume 10% dari berat semen, serta serbuk kaca sebesar 0%, 25%, 30%, 35%, dan 40% dari berat pasir. Pengujian kuat tekan dilakukan setelah beton berumur 28 hari dengan dua metode perawatan: perendaman air biasa dan asam sulfat (pH 3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi silica fume dan serbuk kaca efektif meningkatkan ketahanan beton di lingkungan asam. Kuat tekan optimum dicapai pada variasi silica fume 10% dan serbuk kaca 30%, dengan nilai kuat tekan 15,79 MPa (air biasa) dan 18,47 MPa (asam sulfat), atau mengalami peningkatan sebesar 16,97%. Sebaliknya, pada variasi 35% dan 40% terjadi penurunan kuat tekan. Hal ini terjadi kerena pasokan silika di dalam beton menjadi terlampau jenuh, sedangkan jumlah Ca(OH)2 yang dihasilkan dari hidrasi semen jumlahnya sangat terbatas. Akibat hilangnya keseimbangan reaksi ini, sebagian besar partikel halus serbuk kaca gagal bereaksi secara kimia dan hanya mengendap di dalam beton sebagai material pengisi yang inert (mati) tanpa memiliki daya rekat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Beton; Kuat Tekan; Silica Fume; Serbuk kaca; Asam sulfat |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction > TH1000 Systems of building construction Including fireproof construction, concrete construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 05 Nov 2026 01:28 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 01:28 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69716 |
