Sidauruk, Denielito Soul Winner (2026) Analisis Kinerja Interlocking Wall (Wall-Y) dan Perbandingannya dengan Dinding Konvensional. Undergraduate thesis, UNIMED.
5191250013_Cover.pdf
Download (199kB)
5191250013_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (264kB)
5191250013_Abstrak.pdf
Download (269kB)
5191250013_Kata_Pengantar.pdf
Download (5MB)
5191250013_Daftar_Isi.pdf
Download (5MB)
5191250013_Daftar_Tabel.pdf
Download (5MB)
5191250013_Daftar_Gambar.pdf
Download (5MB)
5191250013_Daftar_Lampiran.pdf
Download (5MB)
5191250013_BAB_I.pdf
Download (5MB)
5191250013_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
5191250013_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
5191250013_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
5191250013_BAB_V.pdf
Download (5MB)
5191250013_Daftar_Pustaka.pdf
Download (5MB)
5191250013_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Penyediaan hunian terjangkau di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa biaya konstruksi yang tinggi, waktu produksi yang lambat, serta kerentanan terhadap gempa bumi. Kerusakan masif pada dinding konvensional saat bencana gempa menuntut adanya alternatif sistem dinding yang lebih efektif dan tahan gempa, seperti sistem Interlocking masonry tanpa mortar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ketahanan seismik dinding Interlocking Wall tipe Wall Y dan membandingkannya dengan dinding bata konvensional pada panel berukuran 3x3 meter yang representatif untuk hunian sederhana. Selain itu, penelitian ini mengkaji pengaruh tingkat beban aksial awal (pre-compression) terhadap respons seismik kedua tipe dinding tersebut. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis Metode Elemen Hingga (FEM) dengan perangkat lunak Abaqus. Pemodelan menggunakan pendekatan mikro-sederhana dengan model material Concrete Damage Plasticity (CDP) untuk menangkap perilaku non-linear struktur. Protokol pembebanan mengikuti standar FEMA 461, yang melibatkan pemberian pre-compression aksial konstan diikuti oleh beban lateral siklik Displacement Controlled berbasis drift. Indikator kinerja yang dievaluasi meliputi kapasitas lateral maksimum, kekakuan, energi disipasi, dan pola kerusakan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian sistem dinding Interlocking Wall-Y memberikan kapasitas gempa yang jauh lebih unggul dibandingkan dengan dinding bata konvensional. Dinding Interlocking Wall-Y mampu mencapai kapasitas dorong puncak sebesar 989,076 kN, sedangkan dinding konvensional hanya mampu mencapai 698,52 kN. Di sisi lain, peningkatan gaya pre-compression aksial memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas lateral kedua struktur. Peningkatan pre-compression dari 0,5 N/mm² menjadi 1 N/mm² pada dinding konvensional meningkatkan kapasitas Pushover dari 593,443 kN menjadi 653,294 kN. Sementara itu, pada dinding Interlocking Wall-Y, kenaikan level pre compression tersebut berhasil mendongkrak kapasitas gaya dorong puncak menjadi 716,519 kN dari nilai awal sebesar 683,351 kN.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Interlocking Wall; Dinding Konvensional; Analisis Elemen Hingga; Abaqus; Kinerja Seismik; Beban Siklik |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 03:18 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 03:18 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69541 |
