Fransiska, Cintya Indah (2026) Studi Eksperimental Pengaruh Pemberian Kapur secara Vertikal dan Horizontal terhadap Perilaku Konsolidasi dan Geser pada Lempung. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213250006_Cover.pdf
Download (248kB)
5213250006_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
5213250006_Abstrak.pdf
Download (465kB)
5213250006_Kata_Pengantar.pdf
Download (409kB)
5213250006_Daftar_Isi.pdf
Download (601kB)
5213250006_Daftar_Tabel.pdf
Download (456kB)
5213250006_Daftar_Gambar.pdf
Download (315kB)
5213250006_Daftar_Lampiran.pdf
Download (453kB)
5213250006_BAB_I.pdf
Download (624kB)
5213250006_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
5213250006_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213250006_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5213250006_BAB_V.pdf
Download (485kB)
5213250006_Daftar_Pustaka.pdf
Download (429kB)
5213250006_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Tanah lempung jenuh umumnya memiliki kuat geser rendah, kompresibilitas tinggi, dan proses konsolidasi yang lambat sehingga memerlukan upaya perbaikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stabilisasi kapur melalui metode pemberian secara vertikal dan horizontal terhadap perilaku konsolidasi dan geser tanah lempung yang berasal dari Desa Balairaja, Kabupaten Bengkalis. Penelitian dilakukan secara eksperimental pada skala laboratorium menggunakan kotak uji berisi tanah lempung. Kapur tohor diaplikasikan dalam bentuk slurry dengan variasi kadar 4%, 6%, dan 8% terhadap berat kering tanah. Metode vertikal menggunakan kolom kapur berlapis geotekstil non-woven, sedangkan metode horizontal dilakukan melalui aplikasi slurry kapur pada permukaan tanah. Setelah proses curing selama tujuh hari, sampel diambil pada jarak (metode vertikal) atau kedalaman (metode horizontal) 7 cm dan 20 cm dari sumber kapur, kemudian diuji menggunakan pengujian konsolidasi satu dimensi dan triaxial Unconsolidated-Undrained. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar kapur meningkatkan nilai koefisien konsolidasi (Cv), kohesi (c), dan sudut geser dalam (φ), serta menurunkan nilai indeks pemampatan (Cc). Dalam rentang variasi kadar kapur yang digunakan pada penelitian ini, nilai terbaik diperoleh pada kadar kapur 8%. Pada metode vertikal di titik pengamatan 7 cm diperoleh nilai Cv sebesar 0,00905 cm2/detik, Cc sebesar 0,061, kohesi sebesar 1,130 kg/cm2, dan sudut geser dalam sebesar 19,01°. Perbandingan kedua metode menunjukkan bahwa orientasi penempatan kapur memengaruhi efektivitas stabilisasi, di mana metode vertikal memberikan perbaikan sifat konsolidasi dan kuat geser yang lebih baik dibandingkan metode horizontal, terutama pada titik pengamatan 20 cm, karena sumber kapur yang berada di dalam massa tanah menghasilkan distribusi efek stabilisasi yang lebih efektif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Tanah Lempung; Stabilisasi Kapur; Vertikal; Horizontal; Konsolidasi; Perilaku Geser |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 01:55 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 01:55 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69538 |
