Furqona, Ulina Najwa ANALISIS SEBARAN DAN KESIAPSIAGAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI DAERAH RAWAN BENCANA ERUPSI GUNUNG API SINABUNG KABUPATEN KARO. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213131032_Cover.pdf
Download (139kB)
3213131032_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (520kB)
3213131032_Abstrak.pdf
Download (180kB)
3213131032_Kata_Pengantar.pdf
Download (270kB)
3213131032_Daftar_Isi.pdf
Download (149kB)
3213131032_Daftar_Gambar.pdf
Download (105kB)
3213131032_Daftar_Tabel.pdf
Download (144kB)
3213131032_Daftar_Lampiran.pdf
Download (146kB)
3213131032_BAB_I.pdf
Download (274kB)
3213131032_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (522kB)
3213131032_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213131032_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (605kB)
3213131032_BAB_V.pdf
Download (3MB)
3213131032_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
3213131032_BAB_VI.pdf
Download (250kB)
3213131032_Daftar_Pustaka.pdf
Download (193kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan Menganalisis sebaran lokasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah rawan bencana erupsi Gunung Sinabung Kabupaten Karo dan Menganalisis tingkat kesiapsiagaan sekolah-sekolah tersebut terhadap bencana erupsi Gunung Sinabung..
Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan model penilaian LIPI–UNESCO/ISDR (2006). Penelitian dilakukan pada tahun 2025 di SMP Swasta Namanteran, SMPN 1 Namanteran, SMPN 1 Payung, SMPN 1 Tiganderket, SMPN 2 Simpang Empat yang berada di zona KRB I–III. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner kepada kepala sekolah, guru, dan siswa. Indeks kesiapsiagaan dihitung berdasarkan lima parameter: kebijakan dan panduan, pengetahuan dan sikap, rencana tanggap darurat, sistem peringatan bencana, dan mobilisasi sumber daya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah tersebar pada seluruh kawasan risiko, dengan SMP Swasta Naman Teran di KRB III, dua sekolah di KRB II, dan dua sekolah di KRB I. Tingkat kesiapsiagaan tertinggi diperoleh SMPN 2 Simpang Empat (75%, kategori siap), sedangkan terendah pada SMP Swasta Naman Teran (38%, belum siap). Temuan ini menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak semata dipengaruhi jarak terhadap sumber bahaya, tetapi juga kapasitas kelembagaan dan dukungan sumber daya. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam memperkuat strategi mitigasi berbasis sekolah di kawasan rawan erupsi Gunung Sinabung.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Sebaran Sekolah, Kesiapsiagaan Sekolah, Erupsi Gunung Api, Kawasan Rawan Bencana, Gunung Sinabung |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography > GB5000 Natural disasters |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 08:42 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 08:42 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69267 |
