Mahmuda, Rozi PEMETAAN ZONASI RISIKO LONGSOR DAN JALUR EVAKUASI BERBASIS NETWORK ANALYSIS DI KABUPATEN KARO. Undergraduate thesis, UNIMED.
3211131003_Cover.pdf
Download (119kB)
3211131003_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (455kB)
3211131003_Abstrak.pdf
Download (194kB)
3211131003_Kata_Pengantar.pdf
Download (234kB)
3211131003_Daftar_Isi.pdf
Download (231kB)
3211131003_Daftar_Gambar.pdf
Download (255kB)
3211131003_Daftar_Tabel.pdf
Download (255kB)
3211131003_Daftar_Lampiran.pdf
Download (277kB)
3211131003_BAB_I.pdf
Download (703kB)
3211131003_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3211131003_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3211131003_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3211131003_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
3211131003_BAB_VI.pdf
Download (378kB)
3211131003_Daftar_Pustaka.pdf
Download (512kB)
Abstract
Kabupaten Karo memiliki tingkat risiko longsor yang tinggi berdasarkan data IRBI Indeks Risiko Bencana Indonesia (2023) dengan skor 17.05, tingginya risiko longsor belum didukung adanya peta evakuasi berbasis Network Analysis. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zonasi risiko longsor dan merancang jalur evakuasi yang optimal di wilayah tersebut. Metode kuantitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan dengan menganalisis lima parameter (curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, geologi, dan penggunaan lahan) melalui teknik overlay berbobot. Jalur evakuasi ditentukan menggunakan Network Analysis untuk menemukan rute teraman dan tercepat. Hasil analisis menunjukkan bahwa zona risiko sedang (849,2 ha) dan tinggi (774 ha), dengan sebaran risiko sedang berada di bagian Kecamatan Merdeka, Kecamatan Barusjahe, Kecamatan Tigapanah, Kecamatan Kabanjahe, Kecamatan Berastagi, dan Kecamatan Dolanrayat sedangkan sebaran risiko tinggi berada di Kecamatan Mardingding, Kecamatan Lubaleng, Kecamatan Tiga Binanga, Kecamatan Payung, Kecamatan Kutabuluh, dan Kecamatan Tiganderket. Jalur evakuasi yang berhasil dirancang terdiri dari lima jalur evakuasi utama yang saling terhubung serta empat titik kumpul yang dinilai aman dan strategis. Peta jalur evakuasi dilengkapi dengan penamaan jalan untuk memudahkan navigasi saat keadaan darurat. Peta yang dihasilkan menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan menyusun kebijakan mitigasi bencana longsor yang lebih efektif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Risiko Longsor, Zonasi, Jalur Evakuasi, Network Analysis, Sistem Informasi Geografis. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:23 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:23 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69235 |
