Faturrahman, Rifki ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR DI DESA PERKEBUNAN BUKIT LAWANG KECAMATAN BAHOROK KABUPATEN LANGKAT. Undergraduate thesis, UNIMED.
3211131018_Cover.pdf
Download (94kB)
3211131018_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (311kB)
3211131018_Abstrak.pdf
Download (142kB)
3211131018_Kata_Pengantar.pdf
Download (279kB)
3211131018_Daftar_Isi.pdf
Download (182kB)
3211131018_Daftar_Gambar.pdf
Download (115kB)
3211131018_Daftar_Tabel.pdf
Download (131kB)
3211131018_Daftar_Lampiran.pdf
Download (115kB)
3211131018_BAB_I.pdf
Download (365kB)
3211131018_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (733kB)
3211131018_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (637kB)
3211131018_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (878kB)
3211131018_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3211131018_BAB_VI.pdf
Download (196kB)
3211131018_Daftar_Pustaka.pdf
Download (204kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persebaran daerah terdampak banjir serta menganalisis bentuk adaptasi masyarakat terhadap bencana banjir di Desa Perkebunan Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.
Populasi penelitian berjumlah 745 KK dengan sampel sebanyak 88 KK yang ditentukan menggunakan metode Slovin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis persebaran daerah terdampak banjir menggunakan data spasial yang diolah melalui ArcMap 10.8, sedangkan analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah terdampak banjir tersebar pada wilayah pemukiman yang berdekatan dengan sungai dengan jarak 3 meter dari tepi sungai. Tingkat sebaran banjir diklasifikasikan menjadi sebaran sedang (0,76–1,5 m) dan sebaran tinggi (>1,5 m). Adaptasi masyarakat dilakukan melalui adaptasi struktural berupa pengkondisian rumah, perbaikan infrastruktur pengendali banjir, serta penyediaan jalur evakuasi dan titik kumpul, serta adaptasi non-struktural melalui pendidikan, pelatihan, kelembagaan, bantuan dana desa, dan peningkatan perilaku kesiapsiagaan. Namun, kapasitas adaptasi masyarakat masih belum optimal sehingga diperlukan penguatan peran pemerintah dan masyarakat dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana banjir.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Adaptasi Masyarakat, Bencana Banjir, Strategi Adaptasi, Mitigasi Bencana, Bukit Lawang |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 03:08 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 03:08 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69210 |
