Az-Zahra, Fathia (2026) Hubungan Riwayat ASI eksklusif dan Asupan Protein dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Isaq Kecamatan Linge. Undergraduate thesis, UNIMED.
5211240011_Cover.pdf
Download (46kB)
5211240011_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (320kB)
5211240011_Abstrak.pdf
Download (193kB)
5211240011_Kata_Pengantar.pdf
Download (145kB)
5211240011_Daftar_Isi.pdf
Download (69kB)
5211240011_Daftar_Tabel.pdf
Download (38kB)
5211240011_Daftar_Gambar.pdf
Download (33kB)
5211240011_Daftar_Lampiran.pdf
Download (35kB)
5211240011_BAB_I.pdf
Download (268kB)
5211240011_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (713kB)
5211240011_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (536kB)
5211240011_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (889kB)
5211240011_BAB_V.pdf
Download (185kB)
5211240011_Daftar_Pustaka.pdf
Download (245kB)
5211240011_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan yang bersifat kronis akibat ketidakcukupan asupan gizi dalam periode yang panjang dan hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan utama di Indonesia. Data SKI 2023 menunjukkan bahwa angka prevalensi stunting di Kabupaten Aceh Tengah mencapai 23,6%. ASI ekslusif dan protein merupakan aspek utama dalam pencegahan stunting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dan asupan protein terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Isaq. Penelitian dilaksanan bulan Oktober hingga Desember 2025. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 76 responden yang diambil menggunakan Teknik convenience sampling. Asupan protein menggunakan metode SQ-FFQ. ASI ekslusif menggunakan kuesioner Riwayat ASI ekslusif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta pengukuran Panjang badan menurut umur (PB/U). analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting (p-value = 0,004; OR = 5,208; 95% CI = 1,791–15,147). Anak yang tidak memperoleh ASI eksklusif memiliki risiko sekitar 5,2 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan anak yang memperoleh ASI eksklusif. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan kejadian stunting (p-value = 0,620).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | ASI Eksklusif; Asupan Protein; Stunting |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC581 Specialties of internal medicine > RC620 Nutritional diseases. Deficiency diseases R Medicine > RJ Pediatrics > RJ206 Nutrition and feeding of children and adolescents |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 04:19 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 04:19 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69177 |
